Telan Dana Rp287 Juta, Proyek Rabat Beton di Desa Baruh Sampang Tak Bertahan Lama

Avatar

- Pewarta

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Kerusakan Proyek Rabat Beton di Desa Baruh (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Kerusakan Proyek Rabat Beton di Desa Baruh (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Pemerintah Desa (Pemdes) Baruh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, telah melaksanakan kegiatan proyek jalan rabat beton, di titik koordinat Dusun Baban. Proyek itu sudah selesai digarap sekitar dua bulan yang lalu.

Sesuai papan informasi, proyek tersebut dianggarkan melalui dari dana desa (DD) Tahun 2025 sebesar Rp287.073.550. Akan tetapi, proyek yang menelan Rp287 juta itu tak bertahan lama. Selasa (05/08/2025).

Bagaimana tidak, menurut pantauan Pilarpos.com pada Senin (04/08/2025) dilokasi ditemukan adanya kerusakan. Adapun bentuk kerusakan itu, retak dari sisi pinggir hingga memanjang ke bagian tengah. Kondisi itu, menguatkan rendahnya mutu serta kualitas pada proyek yang dibiayai dari dana desa di Desa Baruh.

BACA JUGA :  Problem Proyek P3-TGAI di Desa Baturasang Sampang Diduga Dikelola Pihak Ketiga, Begini Kata KMB BBWS Brantas

Menurut warga pengguna jalan, proyek itu selesai sekitar dua bulan yang lalu. Kontruksi cor beton itu, menggunakan bahan produksi pabrikan atau ready mix.

Saat itu, warga sangat berharap pekerjaan yang menggunakan ready mix bisa bertahan lama. Namun, dengan kerusakan itu warga menjadi pesimis bahwa tidak semua pekerjaan yang menggunakan cor pabrikan akan membuat jalan menjadi awet.

BACA JUGA :  FORMABES Datangi RS Nindhita Sampang, Desak Pertanggungjawaban Dugaan Malpraktik

“Proyek ini menggunakan Ready Mix, sekitar dua bulan yang lalu selesai dikerjakan, biasanya kalau pakai ready mix awet dan bertahan lama. Tapi kok cepat rusak, ini kenapa ya mas?,” ujar warga pengguna jalan sembari mempertanyakan.

Sementara itu, Adi Nurudin, Pj Kades Baruh membenarkan bahwa proyek yang ia bangun menggunakan Ready Mix. Dirinya mengungkapkan bahwa mutu dari cor beton tersebut ialah Fc’ 20 Mpa.

BACA JUGA :  Identitas Penemuan Mayat Laki-laki di Sampang yang Viral di Medsos Akhirnya Terungkap, Begini Kronologinya

“Ready Mix pak, mutu cor betonnya menggunakan Fc’ 20 Mpa,” ungkapnya singkat.

Namun, ditanya soal tindak lanjut terkait kerusakan proyek rabat beton tersebut, hingga berita ini dimuat, Adi Nurudin Pj Kades Baruh tidak merespon.

Hingga kini, masyarakat menanti tanggung jawab pemerintah desa atas kerusakan proyek tersebut. Apa mau didiamkan begitu saja atau akan dilakukan perbaikan itu masih menjadi tanda tanya besar.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi
Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah
Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga
Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli
Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah
Demo Penundaan Pilkades di Sampang Ricuh, Aktivis: Polisi Lebih Bela Penguasa daripada Rakyat
Ribuan Massa Geruduk DPRD Sampang, Aksi Tolak Penundaan Pilkades Berujung Ricuh
Proyek Jembatan Daleman–Pasarenan Rp2,1 Miliar Disorot, AMS Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejari Sampang

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

Jumat, 21 November 2025 - 11:00 WIB

Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli

Minggu, 16 November 2025 - 08:29 WIB

Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah

Berita Terbaru