Proyek Jalan Rabat Beton di Desa Margantoko Sampang Diduga Dikerjakan Asal Asalan

Avatar

- Pewarta

Senin, 11 Agustus 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Proyek Jalan Rabat Beton Besi Wiremesh yang Berada di Dasar Bukan di tengah Tebal Beton (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Proyek Jalan Rabat Beton Besi Wiremesh yang Berada di Dasar Bukan di tengah Tebal Beton (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Pemerintah Desa (Pemdes) Margantoko, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalokasikan dana sebesar Rp129.402.700 untuk pembangunan jalan rabat beton. Senin, (11/08/2025).

Sesuai papan informasi yang ada dilokasi, proyek rabat beton tersebut volume panjang 150 m, lebar 2,5 m, dan tebal 15 cm. Proyek itu bersumber dari dana desa di Margantoko Tahun Anggaran (TA) 2025 dengan masa pelaksanaan 90 hari.

Namun, proyek yang saat ini sedang digarap di Dusun Gandih itu diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis).

BACA JUGA :  Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Tambahan 100 Ton

Bagaimana tidak, saat media monitoring kelokasi pada Senin (11/08/2025) ditemukan kejanggalan. Sebab, pekerjaan pemasangan besi wiremesh yang seharusnya berada ditengah tebal beton, justru diletakkan di dasar tepatnya diatasnya plastik setelah tanah eksisting. Kondisi itu, akan berpengaruh dalam masa panjang usia rabat beton.

Selain itu, penggunaan bahan material pasir pada pembangunan proyek rabat beton juga diragukan kualitasnya. Sebab, bahan pasir hitam yang digunakan dugaan kuat berkualitas rendah untuk spesifikasi cor beton.

BACA JUGA :  Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor

Saat dikonfirmasi, Haris, Penjabat (Pj) Kades Margantoko, tentang pelaksanaan proyek rabat beton, tidak menjelaskan secara rinci dari objek pertanyaan wartawan. Seperti, bahan material pasir, dan teknik pekerjaan pasangan besi wiremesh.

Kendati demikian, jika ada kesalahan dalam pelaksanaan pihaknya akan bertanggung jawab untuk memperbaiki.

BACA JUGA :  Viral Pendistribusian MBG Pakai Keranjang dan Plastik di Robatal Sampang, Warga Soroti Dugaan Pelanggaran SOP

“Kalau ada kesalahan siap di perbaiki, dan besok jam 9 saya tunggu dilokasi, akan saya rubah pekerjaan itu mas,” katanya.

Sekedar diketahui, terjadinya peristiwa pelaksanaan proyek tersebut juga dugaan kuat minimnya pengawasan dari pihak terkait. Sebab, kalau benar-benar diawasi, proyek yang bersumber dari APBN itu akan sesuai juknis, mutu dan kualitas beton serta akan sesuai di rencana anggaran biaya (RAB) yang telah ditentukan.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang
Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung
Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang
Sebelum Eksploitasi Sumur Hidayah Dimulai, Nelayan Sampang Tuntut Kompensasi Rumpon Rp6 Miliar
Jalan Kedungdung-Bringkoning di Sampang Diresmikan Presiden Prabowo, Material Cor Disuplai PT Sejahtera Jaya Alim Mix
Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak
Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:39 WIB

PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 07:56 WIB

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:59 WIB

Sebelum Eksploitasi Sumur Hidayah Dimulai, Nelayan Sampang Tuntut Kompensasi Rumpon Rp6 Miliar

Berita Terbaru