Longsor Melanda Desa Karangpenang Onjur, Jalan Lumpuh Ganggu Aktivitas Warga: BPBD Sampang Diminta Tanggap Bencana

Avatar

- Pewarta

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Jalan Yang Ambruk Akibat Longsor dan Hujan Deras di Dusun Dibajak, Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang (Sumber Foto: Milik Warga/dok Pilar Pos)

Caption: Kondisi Jalan Yang Ambruk Akibat Longsor dan Hujan Deras di Dusun Dibajak, Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang (Sumber Foto: Milik Warga/dok Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Bencana tanah longsor melanda Dusun Dubaja, Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, Madura, pada Rabu (07/01/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan jalan utama desa ambles dan lumpuh total, sehingga mengganggu aktivitas serta mobilitas warga.

Menurut keterangan Mahrus, salah seorang warga setempat, longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak malam hingga pagi hari. Tebing di sisi jalan tidak mampu menahan debit air yang tinggi, hingga akhirnya menyebabkan badan jalan ambruk.

Akibat kejadian tersebut, jalur kendaraan tidak dapat melintas. Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh, sementara sebagian lainnya memilih menunda aktivitas karena akses utama terputus.

BACA JUGA :  Dugaan Penggelapan Ganti Rugi Rumpon, Nelayan Pantura Madura Datangi Polda Jatim Tuntut Kepastian Hukum

“Jalan ini merupakan akses utama warga untuk menuju pasar, mengangkut hasil pertanian, mengantarkan orang sakit, serta jalur anak-anak sekolah karena juga menjadi akses ke lembaga pendidikan. Kalau tertutup seperti ini, aktivitas warga benar-benar terganggu,” ujar Mahrus kepada wartawan, Senin (12/01/2026).

Ia menyebutkan, kerusakan jalan akibat longsor tersebut telah terjadi sekitar lima hari lalu. Namun hingga kini, belum terlihat adanya penanganan serius dari pihak terkait. Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang segera turun tangan melakukan perbaikan serta mengambil langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang.

BACA JUGA :  Kasus Kesalah Pahaman Warga Palesanggar Berakhir Damai Di Mapolres Pamekasan

Selain itu, masyarakat juga meminta dinas terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi, mengingat kondisi jalan yang ambles berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama jika hujan kembali turun.

“Ini sudah cukup lama jalan yang ambruk, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan signifikan dari pemerintah. Kami sebagai warga meminta Pemkab Sampang melalui BPBD segera tanggap bencana,” tegasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, warga diimbau tetap waspada mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Karangpenang dan sekitarnya.

BACA JUGA :  Tergelitik ! Jika Ganti Rugi Rumpon Nelayan Tak Kunjung Dibayar, Kades Pantura Sampang Dukung Rakyat Usir Petronas

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Fajar Arif, mengatakan pihaknya akan segera turun langsung ke lokasi bersama tim untuk melakukan langkah awal penanganan bencana.

“Peristiwa ini merupakan bencana alam yang harus segera ditangani. Kami akan melakukan peninjauan dan pengukuran di lapangan. Jika tersedia anggaran, akan kami masukkan dalam daftar data untuk segera dilakukan perbaikan,” tandasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban
Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang
Pengambilan BLT Kesra di POS Jrengik Sampang Diduga Libatkan Orang Suruhan, Warga Dibayar Rp100 Ribu
Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Tambahan 100 Ton

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:23 WIB

Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:39 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban

Berita Terbaru

Berita

Bani Insan Peduli (BIP) Salurkan 87 Ekor Hewan Qurban 

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:29 WIB