Mencuat Dugaan Pungli Kepengurusan PIP di SDN Gunongsekar 1 Sampang, Kepala Sekolah Bungkam

Avatar

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Sekolah SDN Gunongsekar 1 Sampang di Jalan Wijaya Kusuma (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Sekolah SDN Gunongsekar 1 Sampang di Jalan Wijaya Kusuma (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam kepengurusan Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Gunongsekar 1 Sampang, Madura, mencuat dan menjadi sorotan publik, Kamis (12/02/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat oknum guru yang diduga meminta sejumlah biaya (uang) kepada wali murid dengan dalih biaya operasional pengurusan bantuan PIP.

Sebagaimana diketahui, Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan tunai pendidikan dari pemerintah melalui Kemendikbudristek yang diperuntukkan bagi siswa usia 6–21 tahun dari keluarga miskin atau rentan miskin. Program ini bertujuan mencegah angka putus sekolah, membantu kebutuhan personal pendidikan, serta meningkatkan partisipasi pendidikan. Dana bantuan disalurkan melalui rekening SimPel di bank penyalur seperti BRI dan BNI.

BACA JUGA :  Diduga Tenggelam Saat Mengejar Layangan Putus, Seorang Anak di Sampang Ditemukan Tak Bernyawa di Galian Tambak

Namun dalam praktiknya, proses pengurusan bantuan tersebut diduga tidak sepenuhnya gratis. Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku ada oknum guru pernah meminta untuk memberikan biaya (uang) saat mengurus PIP.

“Itu kejadiannya sekitar satu tahun lalu, waktu anak saya masih kelas 1. Waktu itu, untuk membantu mengurus mendapatkan PIP, ada salah satu oknum guru meminta biaya (uang) dengan alasan seikhlasnya alakadarnya sebagai tanda terima kasih untuk yang mengurus. Katanya untuk biaya operasional proses mengurus bantuan PIP,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (09/02/2026).

Ia menilai permintaan tersebut tidak semestinya terjadi, mengingat PIP merupakan program bantuan pemerintah yang menjadi hak siswa dari keluarga kurang mampu.

BACA JUGA :  Walau Pakai Ready Mix: Rabat Beton di Desa Gunung Eleh Sampang, Dalam Hitungan Hari Rusak

“Apapun alasannya, kami menduga itu bentuk pungli. Ini bantuan pemerintah untuk anak-anak yang tidak mampu. Masa untuk mengurus PIP harus bayar?,” keluhnya.

Menindaklanjuti kabar tersebut, wartawan telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala SDN Gunongsekar 1, Muzakki. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi.

BACA JUGA :  Sabung Ayam Marak di Batoporo Sampang, Polisi Dituding Lakukan Pembiaran: Kami Sudah Bertindak, Tapi Selalu Bocor

Konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak mendapat respons. Awak media juga telah mendatangi kantor sekolah untuk meminta klarifikasi secara langsung, tetapi Kepala Sekolah tersebut sering tidak berada di tempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak SDN Gunongsekar 1 terkait dugaan tersebut. Publik pun menanti transparansi dan klarifikasi atas pengelolaan serta mekanisme pengusulan, dan mengurus pencairan bantuan PIP di sekolah itu.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes
Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep
Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang
Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut
Kebakaran Kandang Ternak di Sampang, Empat Sapi dan Delapan Kambing Hangus Terbakar
Nahas, Balita 4 Tahun di Sampang Meregang Nyawa di Kubangan Air Tanaman Tembakau
Advokat Senior PERADIN Sampang Menangkan Sengketa Dua SHM Desa Bumi Anyar di PTUN Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:15 WIB

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut

Berita Terbaru