Diduga Asal Jadi, Proyek P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu di Sampang Disinyalir Akan Sarat Penyimpangan

Avatar

- Pewarta

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Proyek P3-TGAI di Desa Madupat Hippa Madupat Bersatu (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Proyek P3-TGAI di Desa Madupat Hippa Madupat Bersatu (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Proyek program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) berupa pembangunan saluran irigasi melalui kelompok Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Madupat Bersatu di Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten, Sampang, Madura, menuai sorotan tajam.

Proyek dari Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas ke kelompok Hippa Madupat Bersatu itu diduga kuat asal jadi dan disinyalir akan sarat penyimpangan. Minggu, (31/08/2025).

Sebab hasil pantauan media pada Sabtu (30/08/2025), ditemukan kejanggalan. Di salah satu titik, saluran dibangun tanpa galian tanah sehingga terlihat menonjol di atas permukaan. Selain itu, galian pondasi tampak minim, sehingga disinyalir tidak sesuai dengan RAB dan perencanaan awal.

BACA JUGA :  Meriahkan HUT RI ke-80, Lomba Perahu Dayung di Banyuanyar Sampang Seru dan Penuh Antusiasme
Diduga Asal Jadi, Proyek P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu di Sampang Disinyalir Akan Sarat Penyimpangan
Caption: Kondisi Bentuk Pembangunan P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu Yang Terlihat Menonjol ke Atas (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Pj Kepala Desa Madupat, Sony, enggan banyak berkomentar. Ia hanya menyebut pengerjaan proyek dilakukan oleh seseorang pekerja dengan dugaan kuat dari luar desa setempat.

“Ketemu hari Senin saja mas, yang kerja itu Sudi Sejati (Sudi dari Desa Sejati),” ujarnya singkat, Sabtu (30/08/2025).

Sementara itu, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Hippa Madupat Bersatu mengklaim proyek saluran yang ia dampingi sudah sesuai perencanaan.

BACA JUGA :  Gedung Baru KPU Sampang Rp400 Juta Didanai BTN, Muncul Pertanyaan soal “Reward” Pilkada 2024

“Pekerjaan ini kalau menurut saya sudah sesuai. Kalau ada kekurangan tetap akan disempurnakan, khawatir kekurangan pekerjaan itu terjadi pada saat Saya tidak ada dilokasi,” kata Baidowi TPM Hippa Madupat Bersatu.

Lebih lanjut Baidowi mengatakan, proyek P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu saat ini masih pencairan tahap pertama sebesar 70% dari anggaran dana Rp195 juta.

Perihal ditemukan bentuk saluran terlihat tinggi dari permukaan tanah, Baidowi menyebut pekerjaan tersebut disesuaikan dengan keadaan dilokasi. Sebab kata dia, jika saat musim hujan sering terjadi banjir dan meluap ke persawahan.

BACA JUGA :  Pincang, Progres Revitalisasi SDN 6 Plakpak Pamekasan Rp. 515.565.768 Tahun 2025 Masih Buram

“Pekerjaan galian pondasi ada, kalau bangunan di sebelah ini memang tinggi ke atas karena sering meluap kalau terjadi banjir,” katanya.

Sekedar diketahui, proyek P3-TGAI merupakan program proyek yang dikerjakan secara swakelola oleh kelompok Hippa. Artinya, proyek yang dihasilkan dan dikelola sendiri oleh kelompok Hippa dan tidak diperbolehkan dikerjakan pihak ketiga.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak
Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang
Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor
Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:56 WIB

Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:26 WIB

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Senin, 1 Juni 2026 - 22:21 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terbaru