Korban Meninggal Dunia Diduga Malpraktek di RSU Kusuma Pamekasan

PilarPos

- Pewarta

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pilarpos. Suami Korban Inisial H saat dikunjungi Ormas MADAS Pamekasan, di rumahnya Desa Candi Burung Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Sabtu, 4/10/2025.

Foto Pilarpos. Suami Korban Inisial H saat dikunjungi Ormas MADAS Pamekasan, di rumahnya Desa Candi Burung Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Sabtu, 4/10/2025.

Pamekasan, Pilar Pos | NA warga asal Dusun Cempaka Desa Candi Burung Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan meninggal dunia usai operasi coba-coba di RSU Kusuma Hospital Pamekasan, Jl. Bonorogo No.3.

Kronologi kejadian menurut suami Korban H pada hari kamis tanggal 25 September 2025 NA dibawa ke RSU Kusuma Hospital untuk berobat, namun oleh pihak Medis RSU Kusuma disarankan untuk dilakukan operasi kandungan, hal itu diduga dilakukan coba-coba.

Pasalnya setelah istri saya usai dibedah dijahid lagi dan dirujuk ke RS Dr. Soetomo Surabaya analisa diagnosa coba-coba, tiba disana langsung ada tindakan penyelamatan akibat tindakan coba-coba oleh RSU Kusuma. Namun karena terlambat akhirnya istri saya meninggal,” Jelas H. Sabtu, 4/10/2025.

BACA JUGA :  Aksi Curanmor di Kedungdung Sampang Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Polisi

Atas kejadian tersebut timbul pro kontra publik terhadap pelayanan RSU Kusuma Pamekasan. “Apalagi beberapa bulan sebelumnya sudah terjadi hal demikian, Jari belita usia dua tahun luka diduga kena gunting perawat. Ada juga yang patah saat melahirkan,” Ungkap warga.

BACA JUGA :  Dua Pria di Sampang Terlibat Pertikaian Bersenjata Tajam, Keduanya Alami Luka

Ada kejadian lagi seperti hal demikian, untungnya tidak sampai meninggal, Dokter Pamekasan salah mendiagnosa, langsung saya bertindak cepat ke surabaya. Dokter Surabaya tersenyum mengenai tindakan dokter Pamekasan,” Imbuh warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Tindakan tersebut mendapat sorotan tajam dari Ormas MADAS Pamekasan, karena sampai menghilangkan nyawa seseorang. Apakah karena pasien memakai BPJS sehingga penangananya diduga dilakukan sistem coba-coba.

Ini jelas bisa karena kelalaian tim medis RSU Kusuma, membedah pasien coba-coba dan mengakibatkan meninggal dunia,” Kata Abdus Somad Ketua DPC MADAS Pamekasan.

BACA JUGA :  Krisis Kepemimpinan di Pamekasan: Antara Harapan Rakyat dan Kenyataan Politik ( Oleh : Yolies Yongky Nata )

Absus Somad akan kawal kasus tersebut ke ranah hukum, agar tidak terjadi lagi prilaku seperti itu. “Saya bersama anggota akan kawal ke ranah hukum, karena ini menyangkut kelalaian Tim Medis hingga hilangnya nyawa seseorang,” Pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan saat media ini mencoba konfirmasi ke pihak RSU KUSUMA Pamekasan belum ada yang bisa dimintai keterangan. (Red)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta
Tragis!!! Tega Seorang Ibu Membunuh Anak Kandungnya
Aksi Curanmor di Kedungdung Sampang Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Polisi
Kejari Sampang Tegaskan Kawal Terus Kasus Rudapaksa Gadis 15 Tahun, PCNU Minta Pelaku Dihukum Setimpal
Polisi Kembali Ringkus 4 Terduga Pelaku Rudapaksa Gadis 15 Tahun di Sampang, Total 17 Tersangka Ditangkap
Seorang Anak Gadis Diduga Dicabuli Ayah Tiri, Polres Sampang Siapkan Jerat Pidana Terhadap Pelaku Bejat
Kasat Reskrim Polres Sampang Raih Penghargaan Tertinggi, Deretan Pengungkapan Kasus Jadi Bukti Dedikasi
PDIP Sampang Apresiasi Kinerja Polres, Desak 14 Terduga Pelaku Dugaan Rudapaksa Anak yang Buron Segera Ditangkap

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Tragis!!! Tega Seorang Ibu Membunuh Anak Kandungnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Aksi Curanmor di Kedungdung Sampang Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Polisi

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:17 WIB

Kejari Sampang Tegaskan Kawal Terus Kasus Rudapaksa Gadis 15 Tahun, PCNU Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Polisi Kembali Ringkus 4 Terduga Pelaku Rudapaksa Gadis 15 Tahun di Sampang, Total 17 Tersangka Ditangkap

Berita Terbaru