Heboh Tradisi Gulat Okol viral di Desa Plakpak Kecamatan Pagantenan Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur

Avatar

- Pewarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat adu gulat Okol, melestarikan tradisi budaya untuk meminta diturunkan hujan. Jumat, 02/10/2026.

Warga saat adu gulat Okol, melestarikan tradisi budaya untuk meminta diturunkan hujan. Jumat, 02/10/2026.

PAMEKASAN, Pilar Pos – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh video viral yang memperlihatkan keseruan warga dalam menggelar Tradisi Gulat Okol di Dusun Seccang, Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Jumat, 02/10/2026.

Tradisi adu fisik yang penuh kebersamaan ini memicu antusiasme luar biasa, baik dari warga lokal maupun para netizen di dunia maya. Bukan sekadar ajang unjuk kekuatan atau hiburan semata, tradisi warisan leluhur masyarakat Madura ini digelar secara rutin setiap tahun pada puncak musim kemarau.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dan doa sebagai bentuk munajat kepada Tuhan Yang Maha Esa agar meminta hujan atau bisa cepat turun hujan guna mengatasi kekeringan yang melanda lahan pertanian mereka.

BACA JUGA :  Sederetan 7 Kegiatan Semarak HUT RI Ke 80 Di Desa Dempo Barat Mampu Memantik Sekolah Ikuti Lomba Lintas Kecamatan

Bermula dari Doa Bersama di Lahan Tembakau. Ritual dimulai sejak sore hari selepas azan Ashar. Sebelum pertandingan dimulai, para tokoh agama, sesepuh, dan warga sekitar terlebih dahulu berkumpul di tanah lapang untuk menggelar doa bersama, mendaraskan ayat-ayat suci, dan melaksanakan salat minta hujan (Istisqa).

Setelah prosesi sakral tersebut selesai, barulah arena gulat dibuka. Uniknya, arena pertandingan memanfaatkan lahan tegalan atau bekas sawah tembakau yang baru saja usai dipanen. Warga kemudian berkumpul membentuk lingkaran besar sebagai pembatas ring alami. Adu Otot yang Penuh Sportivitas Satu per satu peserta gulat dipanggil ke tengah arena untuk saling berhadapan satu lawan satu.

BACA JUGA :  Peduli Kekeringan, Ormas Madas Nusantara Pamekasan Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis ke Desa dan Pondok Pesantren

Aturan Gulat Okol terbilang sederhana namun menuntut teknik tinggi: para petarung yang mengenakan perlengkapan khas seperti udeng (ikat kepala) dan selendang ini harus saling dorong dan membanting hingga punggung lawan menyentuh tanah.

Meskipun pertarungan di dalam arena tampak sengit dan menguras keringat di bawah terik matahari, suasana kebersamaan tetap terjaga erat. Tidak ada rasa dendam di antara para peserta setelah pertandingan usai. Begitu peluit akhir ditiup, para pegulat langsung saling berpelukan, mencerminkan sportivitas tinggi dan nilai silaturahmi antarwarga.

BACA JUGA :  Polemik Isu Pengrusakan Rumah di Pamekasan Berdalih Rehabilitasi Setelah Dilaporkan Ke Polisi

Menurut penuturan Lutfi Rizal, tradisi Okol ini sudah melekat kuat sejak puluhan tahun silam, bahkan sebelum Indonesia merdeka. “Melalui viralnya tradisi ini, pemuda desa berharap kearifan lokal Madura ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual pemanggil hujan, tetapi juga terus lestari sebagai warisan budaya nasional yang bernilai tinggi,” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Redam Aksi Massa Terkait Ritel Modern di Palengaan, Polres Pamekasan Kedepankan Pendekatan Humanis
Siswa Terlantar, Terbiasa Dapat Makan Bergizi Tapi Diberhentikan oleh BGN Pusat
Bantu Warga Terdampak Kekeringan, DPK Madas Nusantara Pagantenan Salurkan Air Bersih di Dusun Sajum
MADAS Nusantara Pamekasan Salurkan Air Bersih untuk Pembangunan Masjid Al Mansur di Plakpak
Polres Pamekasan Gerak Cepat Tangani Isu Penganiayaan Di Kecamatan Bantumarma r Pamekasan
Dinamika Pergantian Pimpinan Polri, Polres Pamekasan Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Optimal
Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Asal Waru Alami Luka Berat
DPK Madas Nusantara Kecamatan Pagantenan Bantu Air Bersih Pada Warga Desa Plakpak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Redam Aksi Massa Terkait Ritel Modern di Palengaan, Polres Pamekasan Kedepankan Pendekatan Humanis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Siswa Terlantar, Terbiasa Dapat Makan Bergizi Tapi Diberhentikan oleh BGN Pusat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, DPK Madas Nusantara Pagantenan Salurkan Air Bersih di Dusun Sajum

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

MADAS Nusantara Pamekasan Salurkan Air Bersih untuk Pembangunan Masjid Al Mansur di Plakpak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Polres Pamekasan Gerak Cepat Tangani Isu Penganiayaan Di Kecamatan Bantumarma r Pamekasan

Berita Terbaru