Polres Jember Dinilai Lamban Tangani Kasus Penipuan Katering Haji 2026, Pelapor Berencana Mengadu ke Polda Jatim

PilarPos

- Pewarta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, PILARPOS.COM – Penanganan kasus dugaan penipuan katering haji tahun 2026 yang ditangani Kepolisian Resor (Polres) Jember dinilai berjalan lamban. Hingga Sabtu (31/10/2026), perkara yang melibatkan oknum petugas Kementerian Penyelenggaraan Haji (Kemenhaj) asal Jember berinisial AW selaku terlapor tersebut dinilai jalan di tempat.

 

Sudah lima bulan bergulir, terlapor AW diketahui mangkir atau tidak menghadiri dua kali panggilan dari tim penyidik. Meski demikian, belum ada tindakan tegas berupa penjemputan paksa dari pihak Kepolisian Resor Jember.

BACA JUGA :  Diteror dan Diancam, Warga Pagantenan Lapor Ke Polisi

 

“Sampai saat ini tidak ada tindakan lagi dari pihak Polres Jember setelah dua kali pemanggilan terlapor. Harusnya sudah dilakukan penjemputan paksa itu, Mas,” ujar pelapor berinisial NY kepada awak media, Sabtu (31/10/2026).

BACA JUGA :  Respons Cepat Polsek Bubutan Dinanti, Kasus Jambret Rp4 Juta di Jalan Demak Harus Diusut Tuntas

 

Lambannya proses hukum ini membuat NY geram. Apalagi, kerugian materiil yang dialami oleh pelapor bersama timnya dalam mempersiapkan akomodasi katering haji tersebut tergolong sangat besar.

 

Enggan berdiam diri dan pasrah, pihak pelapor menegaskan akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk mendatangi Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dan Kemenhaj Pusat demi menuntut keadilan.

BACA JUGA :  Diduga Gelapkan Motor Honda Beat, Pria Asal Blaban Batu Marmar Dilaporkan ke Polisi

 

“Saya tidak akan tinggal diam sampai mendapat kejelasan tentang kasus saya ini. Saya juga akan melaporkan lambannya penanganan kasus ini kepada Polda Jatim. Ini sebagai bentuk ketegasan yang harusnya dimiliki oleh pihak kepolisian tanpa pandang bulu,” tegas NY.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Korupsi BLUD RSUD Sampang, Eks Bendahara Ditahan Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Miliar
Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati
Tragis! Duduk di Teras Rumah Berujung Maut, Petani Sampang Diduga Dibacok Menantu
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Disabilitas, GMNI Desak Polres Pamekasan Tindaklanjuti Terduga T
Gegara Bensin Dan Minuman Yakult, Pria Asal Palengaan Diamankan Polsek Tlanakan Pamekasan
Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta
Tragis!!! Tega Seorang Ibu Membunuh Anak Kandungnya
Aksi Curanmor di Kedungdung Sampang Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Polres Jember Dinilai Lamban Tangani Kasus Penipuan Katering Haji 2026, Pelapor Berencana Mengadu ke Polda Jatim

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati

Senin, 21 September 2026 - 19:02 WIB

Tragis! Duduk di Teras Rumah Berujung Maut, Petani Sampang Diduga Dibacok Menantu

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Disabilitas, GMNI Desak Polres Pamekasan Tindaklanjuti Terduga T

Rabu, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Gegara Bensin Dan Minuman Yakult, Pria Asal Palengaan Diamankan Polsek Tlanakan Pamekasan

Berita Terbaru