Pekerja Proyek SDN Komis I Sampang Tewas Usai Tertimpa Kerangka Bangunan, Penerapan K3 Perlu Diusut

Avatar

- Pewarta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: TKP Terjadinya Insiden Kecelakaan Kerja  saat Pekerja Bangunan Tertimpa Material SDN komisi 1 Kedungdung Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: TKP Terjadinya Insiden Kecelakaan Kerja saat Pekerja Bangunan Tertimpa Material SDN komisi 1 Kedungdung Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Seorang pekerja berinisial F, warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja saat pembongkaran bangunan di proyek rehabilitasi ruang kelas SDN Komis I, Kecamatan Kedungdung, Rabu (21/10/2026). Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam pelaksanaan proyek.

Korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang setelah tertimpa material bangunan. Ia sempat mendapat penanganan di Puskesmas Kedungdung sebelum dirujuk ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.

Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat korban bersama sejumlah pekerja melakukan pembongkaran bangunan.

“Waktu kejadian ada sekitar empat orang yang bekerja di proyek itu. Korban ditolong oleh teman-temannya dan langsung dibawa ke Puskesmas Kedungdung, kemudian kabarnya dirujuk ke RSUD Sampang,” ujarnya.

Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar, membenarkan pihaknya menerima pasien berinisial F pada Rabu (21/10/2026). Menurutnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang akibat tertimpa material.

BACA JUGA :  Diduga Sarat Mark Up, Proyek Patung Karapan Sapi Alun-Alun Trunojoyo Sampang Resmi Dipolisikan

“Pasien tersebut rujukan dari Puskesmas Kedungdung. Sesuai anamnesis yang diterima, korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang tertimpa material kayu saat memperbaiki sebuah bangunan (rumah),” kata Amin saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, Amin Jakfar mengungkapkan bahwa korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.

“Korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 13.45 WIB,” uangkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungdung, Iptu Syafriwanto, membenarkan adanya laporan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja. Namun, ia mengaku belum menerima informasi resmi mengenai meninggalnya korban.

BACA JUGA :  Gasak Motor di Halaman Masjid, Pria Asal Bangkalan Diciduk Satreskrim Polres Sampang Usai 7 Jam Beraksi

“Untuk sementara, laporan yang kami terima memang benar ada pekerja atau tukang yang mengalami kecelakaan kerja. Kalau informasi pasien sudah meninggal dunia, masih mau dicek,” katanya.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian terhadap penerapan prosedur K3 dalam proyek rehabilitasi sekolah, terutama saat pekerjaan pembongkaran bangunan yang memiliki risiko kecelakaan. Penyebab runtuhnya material, metode pembongkaran, penggunaan alat pelindung diri, serta pengamanan area kerja perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan faktor penyebab kecelakaan.

Berdasarkan penelusuran pada laman resmi LPSE Kabupaten Sampang, proyek rehabilitasi SDN Komis I, Kecamatan Kedungdung, dikerjakan oleh CV Anggra Utama dengan nilai kontrak Rp366.020.362. Proyek tersebut berada di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang dan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Tahun Anggaran 2026.

BACA JUGA :  Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar (Kasi Sarpras SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Jundi, membenarkan bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh CV Anggra Utama. Ia menyebut Edo sebagai pemilik perusahaan.

“Direktur atau pemilik CV Anggra Utama atas nama Edo,” ungkap Jundi sembari mengarahkan media untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak perusahaan.

Hingga berita ini ditulis, Edo selaku pihak CV Anggra Utama belum memberikan keterangan mengenai kronologi kecelakaan, penyebab runtuhnya material bangunan, maupun penerapan prosedur K3 di lokasi proyek. Upaya konfirmasi telah dilakukan, tetapi belum mendapat tanggapan.

Keterangan dari pelaksana proyek dan instansi terkait masih diperlukan untuk memperjelas penyebab kecelakaan serta memastikan pelaksanaan pekerjaan telah memenuhi ketentuan keselamatan kerja.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pokir TK Roudlatul Ulum di Jelgung Sampang Disorot, Dikerjakan Tanpa Papan Informasi dan Material Dipertanyakan
Diduga Abaikan K3, Proyek Jalan Robatal–Karang Penang Digarap CV Ridho Karya Rp10,5 Miliar di Sampang Disorot
Harumkan Nama Pesantren, Santri PP Gedangan Sampang Juara Umum Munada 4
Diduga Lahan Warga Diserobot, Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar di Sampang Tuai Protes
Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan
Baru Sebulan Selesai Sudah Retak dan Mengelupas, Mutu Rabat Beton Dana Desa Gunung Eleh Sampang Disorot
Dijanjikan Kerja di Dubai, PMI Asal Sampang Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Polisi Mulai Telusuri Jalur Keberangkatan
Geger! Oknum Kapus dan Staf Perempuan Digerebek di Ruang Kerja Puskesmas Robatal Sampang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Pekerja Proyek SDN Komis I Sampang Tewas Usai Tertimpa Kerangka Bangunan, Penerapan K3 Perlu Diusut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Proyek Pokir TK Roudlatul Ulum di Jelgung Sampang Disorot, Dikerjakan Tanpa Papan Informasi dan Material Dipertanyakan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Harumkan Nama Pesantren, Santri PP Gedangan Sampang Juara Umum Munada 4

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Diduga Lahan Warga Diserobot, Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar di Sampang Tuai Protes

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan

Berita Terbaru