SAMPANG, Pilar Pos || Sebuah mobil dinas berpelat merah asal Sampang, Madura, menjadi sorotan publik setelah diduga digunakan di luar kepentingan kedinasan saat masa cuti Lebaran. Kendaraan tersebut terpantau melintas di Tol Waru, Surabaya, pada Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil jenis Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan nomor polisi M 1070 NP itu terlihat melintas kurang lebih sekitar pukul 12.00 WIB, bertepatan dengan momen libur Hari Raya Idulfitri 2026.
Keberadaan kendaraan dinas di luar wilayah kerja saat masa cuti bersama itu pun memunculkan pertanyaan publik. Pasalnya, kendaraan operasional pemerintah seharusnya digunakan untuk kepentingan tugas resmi, bukan aktivitas pribadi.
Seorang warga asal Sampang yang menyaksikan langsung kejadian tersebut mengaku heran dengan penggunaan mobil dinas di tengah masa libur Lebaran, di mana aktivitas pemerintahan non-esensial umumnya dihentikan sementara.
“Kalau memang untuk kepentingan dinas mungkin masih bisa dipahami, tapi ini kan momen libur Lebaran. Jadi wajar kalau masyarakat bertanya-tanya,” ujarnya, enggan disebutkan namanya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang, Bambang Indra Basuki, menyatakan bahwa kendaraan dimaksud tidak tercatat sebagai aset milik Pemerintah Kabupaten Sampang.
“Seingat saya, Pemkab Sampang tidak memiliki Innova Reborn warna hitam. Kemungkinan itu milik instansi vertikal di Sampang, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) atau Politeknik Negeri Madura (Poltera). Namun yang jelas, kendaraan tersebut tidak ada dalam data buku inventaris kami,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas telah diatur melalui surat edaran, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, yang melarang pemanfaatan mobil dinas untuk kepentingan pribadi, terlebih saat masa libur Lebaran.
“Ada aturan dan surat edaran yang melarang penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan kedinasan. Fasilitas tersebut diperuntukkan untuk menunjang tugas, bukan untuk keperluan pribadi. Saat ini masih masa libur dan baru masuk dinas hari Rabu tanggal 25 besok,” tegasnya.
Sementara itu, Humas Politeknik Negeri Madura (Poltera), Taufik, memastikan bahwa kendaraan tersebut bukan milik institusinya.
“Mobil tersebut bukan milik Poltera,” singkatnya saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini ditulis, pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang belum bisa dikonfirmasi lantaran minimnya informasi. Kendati demikian upaya konfirmasi akan terus dilakukan.
Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti siapa pengguna kendaraan tersebut maupun tujuan perjalanannya saat melintas di Tol Waru. Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan memastikan seluruh aset negara digunakan sesuai peruntukannya.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











