Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Senilai Rp1,98 Miliar Dikeluhkan Warga

Avatar

- Pewarta

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Pekerjaan Plengsengan Pada Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Senila Rp1,98 Miliar Dikerjakan CV. Kencana Bahari (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Pekerjaan Plengsengan Pada Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Senila Rp1,98 Miliar Dikerjakan CV. Kencana Bahari (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Proyek peningkatan struktur Jalan Labuhan–Sreseh di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan tajam publik. Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh CV Kencana Bahari senilai Rp1.984.717.000 itu, dikeluhkan warga karena diduga tak sesuai petunjuk teknis (Juknis). Selasa, (12/08/2025).

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan itu digarap oleh CV Kencana Bahari dengan nilai kontrak sebesar Rp1.984.717.000, bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025.

Peningkatan jalan ini diharapkan memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya di jalur penghubung antara Labuhan dan Sreseh.

BACA JUGA :  Skandal Rp21 Miliar Dana Ganti Rumpon Nelayan Madura: Petronas Disorot, Kejati Jatim Bergerak

Akan tetapi, proyek yang melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang dengan nomor kontrak 01.32/09.02/KONTRAK/434.207/VII/2025 ini menuai keluhan warga.

Menurut pantauan warga, pekerjaan pada pembangunan plengsengan ditemukan minimnya galian tanah pondasi.

Kondisi itu kata warga, akan berpengaruh dalam masa panjang. Sehingga kuat dugaan proyek yang sedang digarab itu, tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang telah ditentukan.

Sebab kata warga yang mengaku turun ke lokasi, pembangunan plengsengan itu pekerjaan minim pada galian pondasi. Sedangkan sepengetahuannya, di lokasi tersebut apabila musim hujan curah air dari jalan yang menurun sangatlah deras.

BACA JUGA :  Terkuak, Proyek Rabat Beton di Desa Somber Sampang Merupakan Program DD TA 2024 Lompat Tahun Anggaran

“Kami sebagai warga merasa khawatir dengan pembangunan plengsengan yang minim galian pondasi. Batunya terlihat hanya numpang, kalau nanti hujan saya khawatir akan roboh tergerus air,” keluh warga yang enggan namanya dipublikasi. Minggu, (10/08/2025).

Menurut informasi yang ia dapat, selain pembangunan plengsengan, nantinya juga akan ada pekerjaan jalan betonisasi bertulang.

“Kabarnya nanti pekerjaan bukan hanya pekerjaan plengsengan mas, ada pekerjaan rabat beton bertulang juga. Soalnya, besi wiremesh sudah ada dilokasi,” tuturnya.

“Harapan saya sebagai warga, ingin pekerjaan itu maksimal dan tepat mutu karena jalan itu memang diharapkan warga sejak dulu,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kasus Dana Ganti Rugi Rumpon Nelayan Madura Rp21 Miliar Kian Menggelinding, Pejabat Petronas Diperiksa Kejati Jatim

Sementara itu, Samsul, pelaksana lapangan saat dikonfirmasi Pilarpos.com, memilih irit bicara. Dirinya hanya mengatakan bahwa proyek tersebut nantinya ada tiga item pekerjaan pembangunan tanpa dijelaskan pekerjaan apa saja.

“Ada tiga Item mas,” katanya singkat.

Ditanya soal volume panjang dan ukuran kedalaman galian tanah pondasi pada pekerjaan plengsengan?. Hingga berita ini dimuat, Samsul memilih bungkam alias tidak menjawab apa yang telah dikonfirmasi media ini.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci
Potret Laporan Kasus Rumpon Sampang ke Polda Jatim: SP2HP Terus Terbit, Tersangka Tak Kunjung Muncul
LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Warning dan Larang Dapur MBG Gunakan Gas Subsidi
Stok Aman, Harga Normal: Satreskrim Polres Sampang Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg di Sampang
Soroti Degradasi Lingkungan, PMII Sampang Tuntut Audit Tambang Galian C
Dari Perdata ke Pidana, Kasus Haji Latif di Pamekasan Masuki Babak Baru
Janji Gaji Rp13 Juta di Turki Berujung Petaka, Mahasiswa Sampang Lapor Polisi Dugaan TPPO
Puskesmas Karang Penang Diresmikan, Direktur CV Prabu Alam Apresiasi Bupati Sampang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 08:27 WIB

Potret Laporan Kasus Rumpon Sampang ke Polda Jatim: SP2HP Terus Terbit, Tersangka Tak Kunjung Muncul

Rabu, 22 April 2026 - 20:51 WIB

LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Warning dan Larang Dapur MBG Gunakan Gas Subsidi

Rabu, 22 April 2026 - 15:33 WIB

Stok Aman, Harga Normal: Satreskrim Polres Sampang Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg di Sampang

Selasa, 21 April 2026 - 21:06 WIB

Soroti Degradasi Lingkungan, PMII Sampang Tuntut Audit Tambang Galian C

Selasa, 21 April 2026 - 15:17 WIB

Dari Perdata ke Pidana, Kasus Haji Latif di Pamekasan Masuki Babak Baru

Berita Terbaru

Foto Pilar Pos. Ilustrasi jamaah haji.

Hukum & Kriminal

Viral…! Oknum PPIH Asal Jember Terancam Dipolisikan 

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:19 WIB

Suhairi datangi kantor DPRD untuk menggelar aksi demonstrasi terkait perkembangan pengaduan usulan pemakzulan Bupati Pamekasan, Kamis (30/04/26).

Politik dan Pemerintahan

Suhairi, Kembali Datangi DPRD Pamekasan Terkait Pemakzulan Bupati Kholilurrahman

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:57 WIB