Makin Leluasa, Rokok Ilegal PCX Tembus Pasar Tradisional di Pamekasan

PilarPos

- Pewarta

Kamis, 19 Juni 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peredaran Rokok Ilegal Merek PCX Makin Luas, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Peredaran Rokok Ilegal Merek PCX Makin Luas, Siapa yang Bertanggung Jawab?

PAMEKASAN, Pilar Pos| Peredaran rokok ilegal di wilayah Pamekasan, Jawa Timur, tampaknya semakin tak terkendali. Merek rokok tanpa cukai yang dikenal dengan nama PCX kini mulai ramai dijumpai di pasar tradisional, warung kecil, hingga toko kelontong. Meski melanggar hukum, distribusi rokok ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa produk tersebut cukup mudah didapat oleh masyarakat umum. Kemasan rokok PCX tampak mencolok namun tidak menyertakan pita cukai, yang seharusnya menjadi bukti bahwa produk tersebut telah memenuhi kewajiban pajaknya kepada negara.

BACA JUGA :  Serentak, Karnaval HUT RI ke-80 di Kecamatan Waru Pamekasan Lebih Menarik dari Sebelumnya

“Sekarang rokok PCX gampang banget dicari. Banyak warung yang sudah menjualnya, bahkan ada juga yang nawarin langsung ke pelanggan tetap,” ungkap J, warga yang kerap melihat peredaran rokok tersebut.

Siapa Aktor di Balik Rokok PCX?

Identitas pembuat atau distributor utama rokok PCX masih belum terungkap. Namun, beredar kabar bahwa produksi dan distribusinya dijalankan secara rapi dan terstruktur. Bahkan, distribusinya disebut-sebut telah menjangkau sejumlah provinsi lain, termasuk Jawa Barat dan Banten.

BACA JUGA :  Grand Lounching dan Tasyakuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Ibnu Bachir Pamekasan

Minim Tindakan, Bea Cukai Dipertanyakan

Yang menjadi pertanyaan besar: di mana peran Bea Cukai Madura dalam persoalan ini?

“Kalau terus dibiarkan, negara makin rugi, pelaku usaha resmi makin terjepit. Tapi rokok ilegal seperti PCX justru makin leluasa. Jangan-jangan ada yang membekingi,” ucapnya dengan nada kecewa.

Harga Murah, Ancaman Nyata

Selain merugikan negara secara finansial, rokok tanpa cukai juga menimbulkan risiko kesehatan. Tanpa standar produksi yang jelas, kandungan dalam rokok tersebut diragukan keamanannya.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Merek Gico Marak di Pamekasan, Pedagang: Murah, Tapi Takut Razia

“Bisa jadi rokok ilegal ini mengandung bahan-bahan berbahaya yang tak teruji. Itu jelas membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Desakan untuk Investigasi Menyeluruh

Masyarakat mendesak agar pihak berwenang segera menindak tegas peredaran rokok ilegal ini. Selain menghindari kebocoran penerimaan negara, hal ini juga menjadi ujian nyata dalam penegakan hukum terhadap praktik ilegal di sektor tembakau.

“Bea Cukai jangan hanya tegas secara simbolik. Turun ke lapangan, masuk ke toko-toko, selidiki jalur distribusinya. Kalau dibiarkan, PCX bisa menyebar lebih luas,” tandasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang
Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor
Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban
Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:26 WIB

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Senin, 1 Juni 2026 - 22:21 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:23 WIB

Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes

Berita Terbaru