Kritik Pedas Kohati Sampang: Polisi Terkesan Lemah Tangani Kasus Pencabulan di Robatal

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 20 September 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Homsah, Ketua Umum Kohati Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Homsah, Ketua Umum Kohati Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Sampang menyoroti lambannya penanganan kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Robatal. Ketua Umum Kohati Sampang, Homsah, mendesak aparat penegak hukum (APH) serius mengusut kasus ini.

“Perlu atensi dan keseriusan dari APH. Ini ada apa, polisi kok terkesan lemah kalau menangani kasus pencabulan,” tegas Homsah, Sabtu (20/09/2025).

Ia juga mengingatkan agar tidak ada “permainan” dalam penanganan kasus tersebut, seperti pengkondisian dan sebagainya. Bahkan, Homsah menyindir Polres Sampang dengan mengungkit kasus pencabulan di Kecamatan Omben, di mana kala itu polisi sampai menggelar sayembara berhadiah Rp5 juta hingga pelaku berhasil ditangkap.

BACA JUGA :  Geger! Oknum Kapus dan Staf Perempuan Digerebek di Ruang Kerja Puskesmas Robatal Sampang

“Apa perlu dibuka sayembara lagi supaya pelaku pencabulan di Robatal ini bisa segera ketangkap,” sindirnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Sampang melalui Plh Kasi Humas AKP Eko Puji Waluyo menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai upaya pengejaran terhadap tersangka, termasuk menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

BACA JUGA :  Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang

“Kami akan buru dan kejar tersangka sampai tertangkap,” kata Eko.

Kasus pencabulan ini terjadi pada Senin, 28 Juli 2025. Korban diduga dirudapaksa dan dua hari kemudian melapor ke polisi bersama keluarganya. Satreskrim Polres Sampang telah menetapkan Basir (24), warga Kecamatan Ketapang, sebagai tersangka yang kini berstatus DPO. Hingga berita ini diturunkan, pelaku belum tertangkap.

BACA JUGA :  Diduga Lahan Warga Diserobot, Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar di Sampang Tuai Protes

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Abaikan K3, Proyek Jalan Robatal–Karang Penang Digarap CV Ridho Karya Rp10,5 Miliar di Sampang Disorot
Harumkan Nama Pesantren, Santri PP Gedangan Sampang Juara Umum Munada 4
Diduga Lahan Warga Diserobot, Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar di Sampang Tuai Protes
Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan
Baru Sebulan Selesai Sudah Retak dan Mengelupas, Mutu Rabat Beton Dana Desa Gunung Eleh Sampang Disorot
Dijanjikan Kerja di Dubai, PMI Asal Sampang Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Polisi Mulai Telusuri Jalur Keberangkatan
Geger! Oknum Kapus dan Staf Perempuan Digerebek di Ruang Kerja Puskesmas Robatal Sampang
Perkuat Organisasi dan Pengabdian, Rakercab II PSHT Cabang Sampang Jadi Momentum Evaluasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Diduga Abaikan K3, Proyek Jalan Robatal–Karang Penang Digarap CV Ridho Karya Rp10,5 Miliar di Sampang Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Harumkan Nama Pesantren, Santri PP Gedangan Sampang Juara Umum Munada 4

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Diduga Lahan Warga Diserobot, Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar di Sampang Tuai Protes

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Baru Sebulan Selesai Sudah Retak dan Mengelupas, Mutu Rabat Beton Dana Desa Gunung Eleh Sampang Disorot

Berita Terbaru