Diduga Usai Kritik Program MBG, PC PMII Pamekasan Bekukan PK PMII UIN Madura, Kader Siap Gelar Aksi Jilid II

Avatar

- Pewarta

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kantor PK PMII UIN Madura (Sumber Foto: Pengurus PK PMII UIN Madura/dok Pilar Pos)

Caption: Kantor PK PMII UIN Madura (Sumber Foto: Pengurus PK PMII UIN Madura/dok Pilar Pos)

PAMEKASAN, Pilar Pos || Dinamika internal organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Pamekasan memanas. Pengurus Cabang (PC) PMII Pamekasan secara resmi mengeluarkan keputusan pembekuan sekaligus penunjukan karteker terhadap Pengurus Komisariat (PK) PMII UIN Madura.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001.PC-XXXIV.V04.01.A-1.03.2026 yang ditetapkan pada 13 Maret 2026.

Langkah pembekuan itu memunculkan berbagai spekulasi di kalangan kader maupun publik. Pasalnya, keputusan tersebut muncul hanya sehari setelah kader PK PMII UIN Madura menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Pamekasan pada Kamis (12/3/2026).

Dalam aksi tersebut, para kader menyoroti implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan.

Di kalangan internal kader, beredar informasi bahwa keputusan pembekuan tersebut diduga berkaitan dengan gerakan kritik yang dilakukan PK PMII UIN Madura terhadap pelaksanaan program MBG.

BACA JUGA :  Desak Pemkab Sampang Tak Tutup Mata Agar Perhatikan Perawatan Wall Climbing, FPTI Audiensi DPRD

Dugaan itu menguat karena selama masa kepengurusan berjalan, PK PMII UIN Madura disebut tidak pernah menerima Surat Peringatan (SP) dari pengurus cabang.

Sekretaris Umum PK PMII UIN Madura, Moh. Irwan Santoso, mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima peringatan resmi sebelum surat pembekuan diterbitkan.

“Saya selaku sekretaris umum tidak pernah satu kali pun menerima surat peringatan. Seharusnya, sesuai produk hukum PMII, sebelum ada surat pembekuan harus melalui tiga kali surat peringatan terlebih dahulu. Jika tetap melanggar, barulah dikeluarkan keputusan seperti itu. Ini tiba-tiba langsung keluar surat pembekuan sekaligus penunjukan karteker,” ujar Irwan, Sabtu (14/3/2026).

Sementara itu, Ketua Komisariat PK PMII UIN Madura, Arisandi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan gentar menghadapi konsekuensi dari gerakan yang dilakukan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agent of change sekaligus social control dalam mengawal kebijakan publik.

BACA JUGA :  Parah ! Proyek Rabat Beton di Desa Somber Sampang Cepat Rusak, Diduga Dikerjakan Tak Susuai RAB

Ia mengungkapkan bahwa kader PK PMII UIN Madura saat ini tengah melakukan konsolidasi untuk menggelar aksi lanjutan atau aksi jilid II.

“Kader PK PMII UIN Madura sedang melakukan konsolidasi untuk menggelar aksi lanjutan hingga persoalan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pamekasan benar-benar tuntas,” tuturnya.

Dalam aksi sebelumnya, salah satu temuan yang mencuat adalah adanya dugaan penolakan menu MBG oleh pihak SMA Negeri 2 Pamekasan. Meski Wakil Ketua Badan Gizi Nasional menyampaikan bahwa menu yang dipersoalkan bukanlah lele mentah, melainkan menu yang telah melalui proses marinasi, Arisandi menilai persoalan tersebut tetap perlu dipertanyakan secara serius.

BACA JUGA :  Kasus Patung Karapan Sapi 2022 Terus Bergulir, Polres Sampang Periksa Sejumlah Pihak Teknis dan Administratif

Menurutnya, jika program tersebut diawasi secara ketat, seharusnya kejadian semacam itu tidak terjadi di lapangan.

“Kami juga mempertanyakan fungsi satgas MBG sebagai pengawas. Kalau memang ada pengawasan ketat, seharusnya kejadian seperti itu tidak terjadi,” tegasnya.

Situasi ini semakin menambah panas dinamika organisasi mahasiswa di Kabupaten Pamekasan. Publik kini menunggu bagaimana polemik pembekuan PK PMII UIN Madura tersebut akan berlanjut, sekaligus sikap para kader dalam mengawal persoalan pelaksanaan program MBG di daerah tersebut.

Penulis : Ridho

Editor : Agus Junaidi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Karang Penang Diresmikan, Direktur CV Prabu Alam Apresiasi Bupati Sampang
SPPG Polres Sampang Berhenti Beroperasi, Kapolres Beberkan Kendala di Balik MBG
SPPG Polres Sampang Tak Beroperasi, Pendistribusian MBG ke Penerima Manfaat Tersendat
PC IKA PMII Sampang Apresiasi Launching Buku “Dibalik Layar Demokrasi” Karya Miftahur Rozaq
SPPG Banjarbillah Bantah, Kader Ngaku Diizinkan: Polemik Bungkus Kertas pada MBG Sampang
Peringati HBP ke-62, Rutan Sampang Gelar Razia dan Tes Urine Massal
Dijanjikan Aspal Hibah Pemprov Jatim Tak Kunjung Terealisasi, Warga Tambelangan Sampang Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Telan Dana Rp500 Juta, Proyek Rabat Beton PISEW di Sreseh Sampang Tak Bertahan Lama

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Puskesmas Karang Penang Diresmikan, Direktur CV Prabu Alam Apresiasi Bupati Sampang

Selasa, 14 April 2026 - 06:40 WIB

SPPG Polres Sampang Berhenti Beroperasi, Kapolres Beberkan Kendala di Balik MBG

Senin, 13 April 2026 - 20:49 WIB

SPPG Polres Sampang Tak Beroperasi, Pendistribusian MBG ke Penerima Manfaat Tersendat

Sabtu, 11 April 2026 - 13:59 WIB

PC IKA PMII Sampang Apresiasi Launching Buku “Dibalik Layar Demokrasi” Karya Miftahur Rozaq

Selasa, 7 April 2026 - 10:39 WIB

SPPG Banjarbillah Bantah, Kader Ngaku Diizinkan: Polemik Bungkus Kertas pada MBG Sampang

Berita Terbaru