Beredarnya Poster Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB Menuai Kecaman dari Ketua Forum NGO

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Pamekasan. Pilar Pos – Beredar gambar Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur asal Madura, Nur Faizin, belakangan ramai berseliweran di berbagai platform media sosial. Poster tersebut menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal di empat kabupaten Pulau Madura yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Politisi PKB itu menegaskan bahwa rokok ilegal tidak hanya merugikan negara secara fiskal, tetapi juga mengganggu stabilitas pasar serta menciptakan distorsi persaingan usaha di tingkat lokal.

Menurutnya, fenomena ini tidak bisa hanya dipandang sebagai isu ekonomi semata, melainkan juga menyangkut lemahnya tata kelola dan pengawasan aparat penegak hukum.

Namun, pandangan Nur Faizin tersebut mendapat kritikan tajam koordinator Forum NGO Zaini wer – wer menilai wacana pemberantasan rokok ilegal yang digaungkan tanpa menawarkan solusi yang solutif justru berpotensi menindas rakyat kecil yang sedang Bertahan untuk menyambung kebutuhan hidup nya,

“Berantas rokok ilegal tanpa solusi sama dengan memberantas rakyat penghasilan Masyarakat  kecil. Buruh linting, tukang bungkus, hingga pedagang kecil para pelaku manfaat Rokok Lokal yang selama ini  menggantungkan hidup dari usaha ini.

Kalau semua diberangus tanpa ada jalan keluar, rakyat kecil mau makan apa?” sementara kita tahu Langkah kongkrit penindakan yang dilakukan oleh Beacukai dan Polri selama ini telah menyita dan membakar jutaan Batang Rokok ilegal, Emang fahrisin tidak tahu itu, tidak tahu kah anda kalo banyak masyarakat kita yang telah di hukum, tegas wer-wer sapaan akrab nya  Jumat (22/8/2025).

Ia menambahkan, semestinya seorang wakil rakyat seperti Nur Faizin berpihak pada masyarakat bawah, bukan sekadar mengulang narasi negara soal kerugian cukai. Menurutnya, masalah rokok ilegal harus dilihat lebih komprehensif, termasuk dampak sosial dan ekonomi pada pekerja sektor informal.

“Kalau memang serius, jangan hanya bicara pemberantasan Rokok ilegal  Coba pikirkan jalan keluar nya yang solutif, misalnya program alih profesi, pemberdayaan dan pembinaan atau kemudahan izin usaha kecil agar menjadi  Legal. Jangan sampai rakyat kecil yang di jadikan Korban Sementara ciut pada koruptor perampok uang Rakyat”Bukankan Mahal nya pita cukai itu yang selalu Naik di setiap thn nya menimbulkan pengusaha kecil menjadi tidak berdaya sehingga produksi yang ilegal, lanjut Zaini wer wer penuh dengan Rasa Kecewa.

Stetmen  ini menegaskan bahwa wacana pemberantasan rokok ilegal masih menuai perdebatan di Madura. Di satu sisi ada kepentingan negara untuk menekan kebocoran fiskal.

“Namun di sisi lain ada ribuan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari industri rokok skala UMKM atau  rumahan,”

Lanjut wer wer Apalagi Para Petani hari ini mengalami musibah karena cuaca yang tidak bersahabat sehingga petani tembakau khusus di Madura  terancam gagal panen,

Mestinya anggota dewan itu harus lebih peka pada penderitaan masyarakat nya bukan malah sok tegas tapi mau menindas rakyat nya sendiri

Dengan kondisi terancam gagal panen tembakau Mikik petani  ini apa solusi yang solutif yang akan di lakukan oleh anggota dewan sok tegas tapi tutup mata atas jeritan Rakyat kecil ??

“Ingat ya  hanya pengusaha Rokok Lokal yang mampu membeli tembakau milik petani Bukan Pengusaha Rokok Raksa Sasa” ungkap wer wer dengan Nada sinis di hadapan media.

Penulis : Mukhlis

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Dempo Barat Sukseskan HUT RI ke 80 Dengan Rangkaian Lomba Gerak Jalan Sebanyak 85 Peserta
Pemdes Solor Kecamatan Cermee Dana Desa Tahun Anggaran 2022 Pembuatan Kandang Ternak Diduga Fiktif
Proyek Bahu Jalan Tanpa Papan Nama Terkesan Siluman
Viral! Anggota DPRD Nyanyi Saat Acara Lokakarya
Kabar Gembira Warga Trenggalek, Pajak Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PPHTB) Selain Waris Diskon 25%
Demo Ganti Rugi Rumpon Nelayan, Maspion Gresik Sebut SKK Migas Larang Petronas Temui Massa
Dimomen HUT RI ke 80 Ketua P4TM Lepas Landas 120 Unit Armada Pick Up Konvoi Tembakau Suramadu
Camat Taman Krocok Terkesan Tutup Mata, Terkait Dugaan Judi Online Oknum Perangkat Desa Trebungan

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:06 WIB

Desa Dempo Barat Sukseskan HUT RI ke 80 Dengan Rangkaian Lomba Gerak Jalan Sebanyak 85 Peserta

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:27 WIB

Beredarnya Poster Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB Menuai Kecaman dari Ketua Forum NGO

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:13 WIB

Proyek Bahu Jalan Tanpa Papan Nama Terkesan Siluman

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:26 WIB

Viral! Anggota DPRD Nyanyi Saat Acara Lokakarya

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:47 WIB

Kabar Gembira Warga Trenggalek, Pajak Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PPHTB) Selain Waris Diskon 25%

Berita Terbaru

Caption: Ketua LPK Trankonmasi Jatim Faris Reza Malik (Kaos Merah) Didampingi Pukuhan Nelayan Saat Diwawancarai Wartawan Usai Laporan ke Kejati Jatim (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Hukum & Kriminal

Nelayan Pantura Madura Laporkan Dugaan Korupsi Rp21 Miliar ke Kejati Jatim

Selasa, 26 Agu 2025 - 19:24 WIB