Dimomen HUT RI ke 80 Ketua P4TM Lepas Landas 120 Unit Armada Pick Up Konvoi Tembakau Suramadu

Avatar

- Pewarta

Minggu, 17 Agustus 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Pamekasan. Pilar Pos – Ketua Umum P4TM, H. Hairul Umam disapa dengan sultan Madura Melepas Ratusan Unit mobil pick up penuh dengan muatan tembakau berkonvoi menuju Jembatan Suramadu. 17/08/25

Aksi tersebut, digelar oleh Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) sebagai simbol perjuangan dan seruan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan nasib petani tembakau.

“Konvoi ini adalah iktikad saya untuk menghargai para petani sekaligus menyampaikan pesan bahwa petani tembakau berperan penting dalam perekonomian bangsa,” kata Haji Her.

Haji Her menegaskan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar memberikan perhatian serius pada petani tembakau.

“Ada sekitar 10 hingga 15 juta jiwa yang menggantungkan hidupnya pada tembakau. Jumlah ini bukan sedikit. Kami ingin pemerintah hadir dan benar-benar memperhatikan,” ujarnya.

Hal itu, juga mengungkapkan perjuangan P4TM yang selama ini ditopang dukungan ulama dan sekitar 300 pondok pesantren di Madura. Mereka bergotong royong mengumpulkan dana hingga miliaran rupiah demi mengangkat martabat petani.

 

“Alhamdulillah, tiga tahun terakhir hasil tembakau mulai membaik. Petani bisa menyekolahkan anak, membangun rumah, bahkan menabung. Tapi perjuangan ini belum cukup tanpa keberpihakan pemerintah,” tambahnya.

Menurut Haji Her, konvoi ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap perlakuan tidak adil yang kerap dialami petani.
“Petani tembakau jangan dipandang sebelah mata. Selama ini kami sering diacuhkan. Padahal kontribusinya besar bagi bangsa,” tegasnya.

Ia membuka pintu bagi investor maupun pabrikan untuk bermitra dengan P4TM, namun dengan syarat utama: menolong petani lebih dulu, baru kemudian mencari keuntungan.

“Jangan dibalik, mencari untung dulu baru bantu petani. Itu tidak adil,” ujarnya.

Terkait kapan P4TM akan mengakhiri pembelian tembakau, Haji Her mengaku masih bergantung pada kondisi keuangan. Karena itu, ia kembali menegaskan pesan utamanya: pemerintah harus hadir.

“Kalau Presiden ingin menyejahterakan 15 juta jiwa petani tembakau, ayo duduk bersama dengan kami. Mari perjuangkan keadilan untuk petani,” pungkasnya.

Penulis : Mukhlis

Editor : Sukari

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Baru KPU Sampang Rp400 Juta Didanai BTN, Muncul Pertanyaan soal “Reward” Pilkada 2024
Kepala Desa Ketapang Daya Nahkodai PKDI Madura Raya, Dua Aspirasi Kades Mengemuka
Warga Tamberu Daya Sampang Terpaksa Patungan Perbaiki Jalan Rusak Parah
Al-Kholiqi Bantah Keras Pungutan Rp20 Juta untuk Rehabilitasi FD
Skandal Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar: Pengakuan Terlapor Mengejutkan Soal Aliran Uang ke Bupati Sampang dan Anugerah
Hermanto Polisi di Sampang Bantah Isu Amoral: Siap Debat di Depan Kapolda hingga Kapolri
AWAS dan Kodim 0828 Sampang Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Publikasi yang Konstruktif
Wajah Baru di Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim Resmi Nahkodai Satreskrim
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 21:45 WIB

Gedung Baru KPU Sampang Rp400 Juta Didanai BTN, Muncul Pertanyaan soal “Reward” Pilkada 2024

Rabu, 26 November 2025 - 20:48 WIB

Kepala Desa Ketapang Daya Nahkodai PKDI Madura Raya, Dua Aspirasi Kades Mengemuka

Sabtu, 22 November 2025 - 10:19 WIB

Warga Tamberu Daya Sampang Terpaksa Patungan Perbaiki Jalan Rusak Parah

Kamis, 20 November 2025 - 15:00 WIB

Al-Kholiqi Bantah Keras Pungutan Rp20 Juta untuk Rehabilitasi FD

Kamis, 13 November 2025 - 21:22 WIB

Skandal Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar: Pengakuan Terlapor Mengejutkan Soal Aliran Uang ke Bupati Sampang dan Anugerah

Berita Terbaru