Dituduh Jadikan Wajah Stiker WA, Remaja di Sidoarjo Dianiaya Menggunakan ‘Knuckle’ dan Diancam Pisau

PilarPos

- Pewarta

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dugaan korban kekerasan fisik , pelaku dilaporkan ke polisi namun belum ada tindak lanjut.

Foto dugaan korban kekerasan fisik , pelaku dilaporkan ke polisi namun belum ada tindak lanjut.

SIDOARJO, Pilar Pos – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Sidoarjo. Seorang remaja bernama Arga Pratama Putra Malani menjadi korban kekerasan fisik yang dipicu oleh permasalahan di media sosial WhatsApp. Korban telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dengan Nomor Laporan Polisi: STTP/1217/IX/2026/SPKT/POLRESTA SIDOARJO/POLDA JAWA TIMUR.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Hari Selasa, Tanggal 21 Oktober 2026 sekira pukul 23.00 WIB. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Jalan Kahuripan, Kecamatan Sidoarjo, Berdasarkan dokumen laporan kepolisian, aksi kekerasan ini bermula ketika terduga pelaku yang diketahui bernama Fajar Ramadhani (21) menghubungi korban melalui pesan singkat WhatsApp.

BACA JUGA :  Langkah Progresif PSHT Cabang Pamekasan membentuk pendirian Ranting Pakong

Pelaku mengajak korban bertemu di sebuah lahan kosong di Jalan Kahuripan untuk menyelesaikan kesalahpahaman terkait dugaan perundungan (bullying), di mana foto wajah pelaku dijadikan stiker di dalam grup WhatsApp.

Sesampainya di lokasi, korban dan pelaku sempat bersalaman. Namun saat membahas masalah stiker tersebut, terduga pelaku Fajar Ramadhani tiba-tiba memukul korban menggunakan knuckle (keling besi) yang mengenai bibir bagian bawah, lalu mencekik leher korban. Saat korban mencoba melakukan perlawanan, pelaku menendangnya dan langsung mengeluarkan senjata tajam sejenis pisau.

BACA JUGA :  Sukses! Konfercab NU Pamekasan Berhasil digelar, Turut Hadir Ketua DPC Partai Hanura Pamekasan

Aksi kekerasan ini berhasil dihentikan setelah dua orang warga di lokasi kejadian, yakni Sdr. Alifian dan Sdr. Dandi, segera melerai tindakan pelaku. Korban yang mengalami luka fisik akibat penganiayaan tersebut langsung mendatangi Markas Polresta Sidoarjo untuk membuat laporan resmi agar kasus ini segera diproses secara hukum.

Kasus ini menjadi pengingat keras mengenai bagaimana perselisihan ringan di media sosial—seperti pembuatan stiker WhatsApp—bisa dengan cepat memicu tindak kekerasan fisik yang berbahaya di dunia nyata akibat kurangnya kontrol emosi.

BACA JUGA :  Waspada Angin Kencang, Rumah Warga Pasean Pamekasan Roboh Rusak Berat

Tindakan pelaku yang membawa alat pemukul knuckle serta senjata tajam jenis pisau ke lokasi pertemuan menunjukkan adanya indikasi kesiapan atau niat untuk melakukan tindak kekerasan fisik sejak awal.

Kehadiran dan tindakan cepat dari para saksi di lokasi kejadian (Sdr. Alifian dan Sdr. Dandi) sangat krusial dalam mencegah eskalasi kekerasan yang berpotensi menimbulkan luka yang lebih fatal atau korban jiwa.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian polres sidoarjo. (A.Fatoni)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT ke-2, DPW Madas Nusantara Jatim Siap Membumikan 4 Pilar Strategis Pusat
Sejumlah Pejabat Tinggi Hadiri Perayaan HUT Madas Nusantara di PRJ Kemayoran
Madas Nusantara Rayakan HUT ke-2 di PRJ Kemayoran, Tegaskan Empat Pilar Pergerakan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur DKI Minta Madas Nusantara Awasi dan Dorong Pembangunan Infrastruktur Jakarta
Rayakan Milad ke-2 di PRJ Jakarta, DPD Madas Nusantara Kabupaten Pamekasan Berkomitmen Terus Beri Manfaat Bagi Masyarakat
Kasus Investasi Bodong MBG Naik Sidik, Pengacara Korban Desak Polres Pamekasan Segera Tetapkan “Bunda” Sebagai Tersangka
Dugaan Hanya Kedok, Aktivis Soroti Tempat Hiburan Malam di Pamekasan yang Kembali Dimasuki LC Pasca Disegel
Wartawan Tuai Protes, SPBU Tamberu Barat Sokobanah Diduga Manipulasi Stok Solar dan Layani Pengepul Malam Hari

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dituduh Jadikan Wajah Stiker WA, Remaja di Sidoarjo Dianiaya Menggunakan ‘Knuckle’ dan Diancam Pisau

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Sambut HUT ke-2, DPW Madas Nusantara Jatim Siap Membumikan 4 Pilar Strategis Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Sejumlah Pejabat Tinggi Hadiri Perayaan HUT Madas Nusantara di PRJ Kemayoran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Madas Nusantara Rayakan HUT ke-2 di PRJ Kemayoran, Tegaskan Empat Pilar Pergerakan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Gubernur DKI Minta Madas Nusantara Awasi dan Dorong Pembangunan Infrastruktur Jakarta

Berita Terbaru