JAKARTA, Pilar Pos – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Madas Nusantara merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 secara meriah di Ballroom Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (25/10/2026). Acara ini dihadiri oleh ribuan pengurus dan anggota dari berbagai wilayah.
Dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP Madas Nusantara, Drs. Kanjeng Raden Yusuf Rizal, SH., SE., M.Si., menyampaikan pidato kebangsaan. Beliau menegaskan empat poin penting yang menjadi pilar utama pergerakan organisasi ke depan
“Memasuki usia yang kedua, Madas Nusantara tidak boleh hanya menjadi saksi perkembangan zaman, tetapi harus menjadi pelaku aktif yang membawa perubahan konkrit bagi anggotanya dan masyarakat luas. Kami merumuskan empat pilar pergerakan utama yang menjadi komitmen teguh organisasi ke depan,” Kata Yusuf Rizal.
Adapun target yang disampaikan diantara:
• Layanan BPJS Ketenagakerjaan: Fasilitasi jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan dan bantuan layanan nyata bagi masyarakat bawah.
• Falsafah Budaya: Menjunjung tinggi pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” demi menjaga keharmonisan antarsuku di tanah rantau.
• Bantuan Hukum Gratis: Menyediakan advokasi dan perlindungan hukum bagi warga yang membutuhkan untuk menegakkan keadilan.
• Kontribusi Daerah: Menyoroti potensi besar daerah asal dan mendesak pemerataan yang adil, mengingat 70% hasil minyak dan gas bumi (migas) Jawa Timur bersumber dari Madura.
Komentar Analisis:
Langkah DPP Madas Nusantara ini menunjukkan transformasi ormas menuju gerakan yang lebih substantif dan berbasis advokasi sosial. Fokus pada BPJS Ketenagakerjaan dan bantuan hukum gratis membuktikan bahwa organisasi ini berkomitmen hadir sebagai solusi nyata atas problem mendasar masyarakat kecil.
Sementara itu, penekanan pada falsafah budaya dan kontribusi migas daerah asal menjadi pengingat penting bagi para anggotanya untuk tetap menjaga harmoni sosial sekaligus vokal dalam memperjuangkan keadilan ekonomi daerah.
Pernyataan resmi Ketua Umum DPP Madas Nusantara ini mencerminkan visi kepemimpinan yang matang dan berorientasi pada aksi strategis. Dengan mengintegrasikan aspek perlindungan ketenagakerjaan, hukum gratis, adaptasi sosiokultural, dan advokasi sumber daya daerah, Madas Nusantara berpotensi kuat menjadi model ormas modern yang mandiri, dihormati di perantauan, serta berdampak signifikan bagi kemajuan tanah kelahiran mereka.











