Diduga Putus Cinta, Pemuda di Tambelangan Sampang Nekat Melukai Diri Sendiri

Avatar

- Pewarta

Senin, 9 Februari 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Korban Saat Berada di Puskesmas Tambelangan (Sumber Foto: Humas Polres Sampang/Pilar Pos)

Caption: Korban Saat Berada di Puskesmas Tambelangan (Sumber Foto: Humas Polres Sampang/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Seorang pemuda berinisial MH (25), warga Dusun Mambulu, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, yang ditemukan dalam kondisi terluka parah di kamar rumah neneknya pada Minggu (08/02/2026) siang, diduga nekat melukai diri sendiri akibat putus cinta.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan sementara, motif MH melakukan tindakan tersebut diduga karena masalah asmara.

“Korban diduga melukai dirinya sendiri karena putus cinta dengan pacarnya,” ujar AKP Eko kepada wartawan, Senin (09/02/2026).

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh nenek korban, Bu Arum, yang saat itu berada di mushola atau langgar di depan rumah. Ia mendengar suara rintihan dari kamar yang ditempati korban, lalu memanggil namanya.

BACA JUGA :  Kritik Pedas Kohati Sampang: Polisi Terkesan Lemah Tangani Kasus Pencabulan di Robatal

“Setelah didatangi, nenek korban terkejut melihat korban sudah dalam kondisi terluka,” ungkap AKP Eko.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian leher sebelah kiri, pergelangan tangan kiri, serta lengan atas kiri. Bu Arum kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membawa korban ke Puskesmas Tambelangan guna mendapatkan pertolongan medis.

Saat berada di Puskesmas Tambelangan, korban masih dalam kondisi sadar. Petugas Polsek Tambelangan yang datang ke lokasi sempat melakukan interogasi terhadap korban dan pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengakui bahwa luka-luka tersebut disebabkan oleh perbuatannya sendiri.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Merek Gico Marak di Pamekasan, Pedagang: Murah, Tapi Takut Razia

“Korban mengakui melukai dirinya sendiri. Namun saat ditanya lebih lanjut terkait penyebabnya, korban hanya diam,” jelas AKP Eko.

Menurut keterangan keluarga, MH selama ini tinggal bersama orang tuanya di Surabaya dan baru sekitar satu minggu menginap di rumah neneknya di Tambelangan. Selama berada di rumah tersebut, korban diketahui jarang keluar dari kamar.

Untuk penanganan medis lanjutan, korban kemudian dirujuk ke RSUD Sampang. Sementara itu, pihak keluarga masih menunggu kedatangan orang tua korban untuk menentukan langkah selanjutnya.

BACA JUGA :  Dinsos Sampang Klaim Tak Punya Peran dalam Penjaringan Sekolah Rakyat, Pernyataan Pendamping PKH Justru Berbeda

Terpisah, Humas RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang, Amin Jakfar, membenarkan bahwa pihaknya menerima pasien rujukan dari Puskesmas Tambelangan dengan kondisi luka di bagian leher dan lengan.

“Pasien tiba di RSUD sekitar pukul 16.00 WIB dan telah dilakukan perawatan luka,” katanya.

Menurut Amin, dokter yang menangani pasien memberikan advis agar korban dirujuk ke RS Menur Surabaya untuk pemeriksaan kejiwaan. Namun, rujukan tersebut ditolak oleh pihak keluarga.

“Dokter menyarankan rujukan ke RS Menur, tetapi keluarga menolak. Sekitar pukul 20.30 WIB pasien dibawa pulang oleh keluarga,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak
Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang
Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor
Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:56 WIB

Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:26 WIB

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Senin, 1 Juni 2026 - 22:21 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terbaru