PAMEKASAN, Pilar Pos – Pelaksanaan ajang bergengsi Bupati Cup Pamekasan 2026 Pencak Silat Open Championship yang digelar pada Sabtu (31/10/2026) menuai sorotan tajam.
Acara yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496 ini diwarnai kekecewaan mendalam dari para pendekar silat, pelatih, hingga seluruh peserta yang hadir akibat buruknya persiapan panitia.
Turnamen yang seharusnya menjadi panggung unjuk bakat para atlet ini terpaksa terhambat setelah aliran listrik di lokasi acara padam. Kondisi semakin diperparah karena pihak panitia diketahui tidak menyediakan generator set (genset) sebagai antisipasi cadangan daya.
Akibat insiden ini, jadwal pertandingan menjadi kacau dan waktu berharga para peserta terbuang sia-sia di area kompetisi. Banyak pelatih dan atlet yang mengeluhkan minimnya profesionalisme dalam manajemen fasilitas acara sebesar ini.
“Sangat disayangkan turnamen tingkat kabupaten sekelas Bupati Cup bisa kedodoran dalam hal fasilitas mendasar seperti listrik. Masalah padamnya lampu itu hal teknis yang biasa terjadi, tetapi tidak menyediakan genset sebagai cadangan di acara olahraga sebesar ini adalah murni kelalaian dalam persiapan. Kasihan para atlet dan pelatih yang sudah berlatih berbulan-bulan, mental dan fokus bertanding mereka pasti terganggu karena harus menunggu ketidakpastian. Panitia seharusnya lebih sigap dan memiliki rencana cadangan (Plan B) yang matang, bukan membiarkan waktu terbuang sia-sia seperti ini.” Ujar Herman.











