JAKARTA, Pilar Pos – Prestasi membanggakan di kancah internasional kembali ditorehkan oleh santri berbakat asal Madura. Moh. Ikhsanul Muttaqin, delegasi dari Pondok Pesantren (Ponpes) Puncak Darussalam Pamekasan, sukses menyabet gelar juara dua dalam kompetisi Lomba Pidato Bahasa Arab Internasional. Ajang bergengsi ini berlangsung di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Rabu (28/10/2026).
Kompetisi skala internasional ini diikuti oleh berbagai peserta dari dalam dan luar negeri. Berbekal kemampuan retorika yang kuat serta kefasihan berbahasa Arab yang mumpuni, Ikhsanul berhasil memukau dewan juri dan menyisihkan puluhan kompetitor lainnya hingga sukses menapaki podium kedua.
Keberhasilan luar biasa ini disambut penuh rasa syukur dan bangga oleh keluarga besar Ponpes Puncak Darussalam, terutama oleh sang Pengasuh, RKH. Hannan Tibyan. Prestasi ini membuktikan bahwa santri pesantren tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga siap unjuk gigi dan berprestasi di level internasional.
Melalui pencapaian ini, Moh. Ikhsanul Muttaqin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri-santri lainnya untuk terus memperdalam ilmu, mengasah bakat linguistik, dan optimis menatap persaingan global.
Remaja berprestasi ini merupakan putra kandung dari pasangan Bapak Imam Syafi’i dan Ibu Nawati. Ia berasal dari Dusun Ares Tengah, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Meski tergolong baru memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas SMA Puncak Darussalam Kelas XA, kemampuan retorika dan kefasihan berbahasa Arab yang ditunjukkan Ikhsanul berhasil memukau dewan juri internasional hingga mampu menyisihkan puluhan peserta dari berbagai delegasi lainnya.
Keberhasilan luar biasa ini disambut penuh rasa syukur dan bangga oleh Pengasuh Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan, RKH. Hannan Tibyan. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari kualitas pendidikan dan bimbingan bahasa yang diterapkan di lingkungan pesantren tersebut.
Prestasi tingkat internasional yang diraih oleh Moh. Ikhsanul Muttaqin tidak hanya mengharumkan nama kedua orang tuanya dan daerah asal di Kecamatan Pasean, tetapi juga diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh santri dan siswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat dunia.











