Pamekasan, Pilar Pos | Rumah roboh dan rusak berat milik Suhama 63 tahun, alamat Dusun Dungendak Desa Tolontoraja Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan akibat diterpa angin kencang, terjadi pagi pukul 03.30 Wib. Rabu, 14/01/2026.

Kapolsek Pasean AKP Gunarto, SM membenarkan, Peristiwa ini terjadi akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang. Rumah milik Suhama, perempuan berusia 63 tahun tersebut, mengalami kerusakan di bagian atap yang ambruk dinding roboh karena kondisi bangunan sudah lapuk dan tidak mampu menahan intensitas cuaca ekstrem.
kejadian pukul 03.30 wib pagi pada saat suasana sepi warga masih tidur, Tiba-tiba angin berhembus kencang dan merobohkan rumah warga.
“Betul, kajadian tadi pagi jam 03.30 wib, tidak ada korban jiwa (nihil) namun kerugian material ditaksir 50 juta rupiah,” Tutur Kapolsek Pasean.
“Dari kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun cedera, namun dampak kerusakan material cukup signifikan sehingga rumah tidak dapat dihuni sementara waktu. Kejadian ini menambah daftar insiden yang dipicu oleh perubahan cuaca yang belakangan sering terjadi di wilayah Pamekasan dan sekitarnya,” Imbuh AKP Gunarto, SM pada media ini.
Terpisah Ridho warga setempat menjelaskan jika usai waktu kejadian dari Polsek turun ke lokasi, Koramil – Kecamatan dan BPBD melihat langsung ke lokasi kejadian.
“Dari beberapa instasi pemerintah turun semua, saya juga berharap semoga keluarga terdampak dapat segera memperoleh bantuan dan pemulihan, sehingga dapat kembali menjalani aktivitas harian dengan tenang dan nyaman. Karena Ibu Suhana adalah janda tua dan anaknya ada diperantauan,” Ujarnya.
Kejadian ini diharapkan menjadi perhatian lebih lanjut dari berbagai pihak agar masyarakat mendapatkan perlindungan yang lebih baik di tengah kondisi iklim yang semakin tidak dapat diprediksi.
“Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, terutama bagi warga dengan kondisi rumah yang kurang layak huni. Dengan sinergi dan koordinasi yang kuat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir, serta masyarakat lebih terlindungi dari potensi ancaman bencana. Semoga proses perbaikan dapat segera dilakukan agar keluarga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal dan aman,” Tukas Ridhoi Owner Klinik Meilia itu.











