Dugaan Kebocoran Intelijen dan Desakan Evaluasi Total di Lingkaran Presiden Prabowo

PilarPos

- Pewarta

Jumat, 6 November 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM. Jusuf Rizal, SH, menyoroti adanya kelemahan mendasar pada fungsi deteksi dini kedua lembaga telik sandi.

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM. Jusuf Rizal, SH, menyoroti adanya kelemahan mendasar pada fungsi deteksi dini kedua lembaga telik sandi.

JAKARTA, Pilar Pos – Kasus penyadapan yang menyasar pimpinan tertinggi negara memicu reaksi keras dari elemen masyarakat. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) secara resmi mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi total kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS).

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM. Jusuf Rizal, SH, menyoroti adanya kelemahan mendasar pada fungsi deteksi dini kedua lembaga telik sandi tersebut. Menurutnya, praktik penyadapan yang diperkirakan berlangsung sepanjang tahun 2025 hingga 2026 ini justru dibongkar oleh tim khusus bentukan Kapolri Suyudi Ario Seto, bukan oleh BIN atau BAIS.

BACA JUGA :  Merasa Dibohongi, Penjual Sepeda Motor Kasus Beat Street dan CRF di Sumenep Siap Laporkan Oknum Polisi ke Propam

“Sebagai bagian dari keluarga besar intelijen, saya melihat ada yang tidak beres. Apakah ini bentuk ‘bocor halus’ sehingga gagal terendus, atau sebenarnya BIN dan BAIS sudah tahu tapi sengaja dibiarkan?” ujar Jusuf Rizal yang juga dikenal sebagai pendiri LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) saat memberikan keterangan di Jakarta.

BACA JUGA :  KPU Tetapkan Khofifah-Emil Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Terpilih

Berdasarkan informasi dari sumber tepercaya yang dihimpun Madas Nusantara, indikasi ketidaksterilan telah menyusup hingga ke lingkaran internal (ring satu) kepresidenan. Atas dasar itu, ormas ini merekomendasikan langkah penyelidikan dan penyaringan (screening) yang ketat di tubuh BIN, BAIS, Polri, Kemenko Polhukam, hingga lingkar terdekat kekuasaan.

Jusuf Rizal memperingatkan bahwa skandal penyadapan ini bukan sekadar pelanggaran privasi biasa, melainkan bagian dari desain besar (grand design) yang bermuara pada gerakan makar untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo sebelum Pemilu 2029. Skenario ini diduga kuat mendapat sokongan dana masif yang bersumber dari aktivitas judi online dan tindak pidana korupsi.

BACA JUGA :  Madas Nusantara Lanjut Bantu Air Bersih di (Ponpes) Miftahul Ulum Ahlus Suffah, Palengaan, Kabupaten Pamekasan

Madas Nusantara meminta Presiden Prabowo Subianto bertindak cepat melakukan operasi pembersihan skala besar serta menangkap aktor intelektual di balik jaringan ini. Langkah cepat sangat diperlukan guna mencegah penghancuran barang bukti, terutama karena disinyalir jaringan penyadapan ini telah merambah hingga ke level kementerian.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Antrean BBM Mengular, Polres Pamekasan Kumpulkan Seluruh Pengawas SPBU
Putusan Hakim Dianggap Tak Adil, Korban Penganiayaan di Pamekasan Kecewa Terdakwa Hanya Divonis Tahanan Luar
Sopir Mojokerto Luka Parah Akibat Tabrakan Truk di Tanjung Bumi Bangkalan, Anggota Sakera Madura Kecewa Polisi dan Perawat Tak Ada
Polisi Tangkap Dugaan Pengepul BBM Subsidi di Kawasan Batumarmar Pamekasan
Terima Mandat Baru, Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ Resmi Nakhodai DPC Gerindra Sampang
Putri Asal Sampang Raih Mahkota Puteri Nusantara Jawa Timur 2026, Hermawan Berharap Rere Terus Berprestasi
Kekecewaan di Bupati Cup Pamekasan 2026: Listrik Padam dan Tanpa Genset, Waktu Peserta Terbuang Sia-sia
Sumpah Pemuda, Wakapolres Pamekasan Buka Turnamen Domino Bersama Ormas, LSM, dan Insan Pers

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:28 WIB

Dugaan Kebocoran Intelijen dan Desakan Evaluasi Total di Lingkaran Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 15:09 WIB

Cegah Antrean BBM Mengular, Polres Pamekasan Kumpulkan Seluruh Pengawas SPBU

Kamis, 5 November 2026 - 13:31 WIB

Putusan Hakim Dianggap Tak Adil, Korban Penganiayaan di Pamekasan Kecewa Terdakwa Hanya Divonis Tahanan Luar

Rabu, 4 November 2026 - 08:12 WIB

Sopir Mojokerto Luka Parah Akibat Tabrakan Truk di Tanjung Bumi Bangkalan, Anggota Sakera Madura Kecewa Polisi dan Perawat Tak Ada

Senin, 2 November 2026 - 21:36 WIB

Terima Mandat Baru, Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ Resmi Nakhodai DPC Gerindra Sampang

Berita Terbaru