Jalan Rusak, Cermin Abainya Pengusaha Terhadap Keselamatan Warga

Avatar

- Pewarta

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan. Pilar Pos – Kondisi jalan poros Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, kian memprihatinkan. Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang besar di sejumlah titik menjadi keluhan masyarakat selama bertahun-tahun. Ironisnya, jalan yang setiap hari dilalui kendaraan pengangkut hasil industri rokok tersebut belum mendapat perhatian serius, baik dari pihak Pemerintah Desa ataupun Pemerintah Kabupaten maupun para pelaku usaha yang menikmati aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

 

Warga mengaku resah karena kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan. Tidak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat menghindari lubang atau kehilangan keseimbangan saat melintas, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.

 

Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya kepedulian sosial dari para pengusaha rokok yang beroperasi di sekitar wilayah Desa Plakpak.

BACA JUGA :  Air Mata Bahagia di 10 Muharram: GP Ansor dan Takmir Masjid Riyadhul Jannah Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

 

“Setiap hari jalan ini dilalui kendaraan yang berkaitan dengan aktivitas industri rokok. Perputaran ekonomi terjadi di sini, keuntungan diperoleh dari sini, tetapi ketika jalan rusak parah seperti sekarang, hampir tidak ada kepedulian untuk memperbaiki,” ujarnya.

 

Menurutnya, persoalan jalan poros Desa Plakpak bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jalan tersebut merupakan akses utama bagi pelajar menuju sekolah, masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi, hingga warga yang menghadiri kegiatan keagamaan dan pengajian.

 

“Anak-anak sekolah setiap hari melewati jalan ini. Pedagang lewat sini, jamaah pengajian juga lewat sini. Jalan ini urat nadi masyarakat. Sangat disayangkan jika para pengusaha yang usahanya berkembang di Desa Plakpak seolah tidak peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar,” tambahnya.

BACA JUGA :  Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Gelar Sosialisasi Pedoman Implementasi Tata Naskah dan Pakaian Dinas

Masyarakat menilai sudah saatnya para pengusaha menunjukkan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar. Di tengah berkembangnya industri rokok di Plakpak, kontribusi nyata terhadap fasilitas publik dinilai masih sangat minim.

 

Warga berharap tidak terjadi saling lempar tanggung jawab antara pemerintah dan pihak swasta. Sebab, kerusakan jalan yang terus dibiarkan berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih serius di kemudian hari.

 

“Kami tidak meminta seluruh beban ditanggung pengusaha. Namun, setidaknya ada kepedulian. Jangan hanya menikmati keuntungan usaha, sementara masyarakat harus menanggung risiko dari jalan yang setiap hari semakin rusak,” ungkap warga lainnya.

 

Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah maupun para pelaku usaha untuk mencari solusi bersama atas kerusakan jalan poros Plakpak yang semakin mengkhawatirkan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya aktivitas ekonomi yang terganggu, tetapi juga keselamatan masyarakat yang menjadi taruhannya.

BACA JUGA :  Sebanyak 16 Tersangka Kasus Curanmor dan Narkoba Diringkus Polres Pamekasan, 3 di Dor 

 

“Ketika roda ekonomi terus berputar di atas jalan yang hancur, pertanyaan yang muncul bukan lagi siapa yang bertanggung jawab, melainkan siapa yang masih peduli.”

 

Ratusan juta setiap hari penghasilan rokok dan percuma banyak pengusaha rokok di Desa Plakpak namun sangat kecil kepedulian terhadap sosial serta lingkungan sekitar. Hanya sifat sombong dan arogan serta acuh tak acuh yang di dahulakan, nihil untuk kebersamaan dalam membangun Desa.

 

Seharusnya mereka berpikir secara jernih untuk kepentingan masyarakat dan kelacaran perputaran ekonomi, bukan saling menyalahkan dan saling tuding itu bukan tanggung jawab pengusaha rokok.

Penulis : Afadal

Sumber Berita : Afadal

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPK Madas Nusantara Kecamatan Pagantenan Bantu Air Bersih Pada Warga Desa Plakpak
Polres Pamekasan Diminta Desak Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual
Polsek Tlanakan Gelar Sosialisasi Rekrutmen SMA Kemala Taruna Bhayangkara di MTs Al Amin
Tradisi Gulat Okol Madas Nusantara Pamekasan Adakan Rapat Koordinasi (rakor) bersama Komandan Koramil (Danramil) 0826/07 Pegantenan
Sinergi Jaga Kamtibmas, DPK MADAS Nusantara Pagantenan Beri Penghargaan kepada Kapolsek
Hari Ini, Madas Nusantara Lanjut Distribusi Air Bersih Di Desa Pamoroh Kadur
Madas Nusantara Lanjut Bantu Air Bersih di (Ponpes) Miftahul Ulum Ahlus Suffah, Palengaan, Kabupaten Pamekasan
Peduli Kekeringan, Ormas Madas Nusantara Pamekasan Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis ke Desa dan Pondok Pesantren
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:55 WIB

DPK Madas Nusantara Kecamatan Pagantenan Bantu Air Bersih Pada Warga Desa Plakpak

Rabu, 30 September 2026 - 21:33 WIB

Polres Pamekasan Diminta Desak Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual

Rabu, 30 September 2026 - 15:18 WIB

Polsek Tlanakan Gelar Sosialisasi Rekrutmen SMA Kemala Taruna Bhayangkara di MTs Al Amin

Rabu, 30 September 2026 - 13:06 WIB

Tradisi Gulat Okol Madas Nusantara Pamekasan Adakan Rapat Koordinasi (rakor) bersama Komandan Koramil (Danramil) 0826/07 Pegantenan

Senin, 28 September 2026 - 13:16 WIB

Sinergi Jaga Kamtibmas, DPK MADAS Nusantara Pagantenan Beri Penghargaan kepada Kapolsek

Berita Terbaru