SAMPANG, Pilar Pos || Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan, Madura Development Watch (MDW) Sampang pada Sabtu (16/5/2026) turun langsung menggelar pengobatan gratis berbasis tradisional di Dusun Berek Sabe, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.
Kegiatan yang dipusatkan di rumah Mat Towi itu disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk mendapatkan layanan terapi dan pengobatan berbagai keluhan kesehatan, mulai gangguan saraf, kolesterol, epilepsi (ayan), asam lambung, stroke, trauma, stres, hingga penyakit lainnya.
Program sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi MDW Sampang bersama Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Indonesia, DPC P-AP3I Kabupaten Sampang (Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia), Pijat Kretek Madura, serta Klinik Pratama Jasmine dr. Indri Torjunan.
Ketua panitia pengobatan gratis tradisional, St Urrifa, mengatakan kegiatan itu bukan sekadar layanan kesehatan alternatif, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat kecil yang masih kesulitan mendapatkan akses pengobatan.
Menurutnya, pengobatan tradisional hingga kini tetap menjadi pilihan masyarakat karena dinilai lebih dekat, mudah dijangkau, dan sudah melekat dalam kehidupan warga pedesaan.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan pengobatan gratis, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial kami dalam menghadirkan akses kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Masih banyak warga yang kesulitan menjangkau layanan medis formal, sehingga pengobatan tradisional menjadi salah satu alternatif yang terus kami dorong agar tetap berkembang,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Perempuan yang juga menjabat Bendahara MDW Sampang itu berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dan tenaga terapi.
Ia menilai kolaborasi lintas komunitas menjadi kekuatan penting dalam memperluas layanan kesehatan berbasis tradisional sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Sementara itu, salah satu warga Desa Torjunan, Desnan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis tersebut, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya pengobatan.
“Atas nama warga Desa Torjunan, kami mengucapkan terima kasih kepada MDW Sampang. Pengobatan gratis ini sangat membantu kami. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat kurang mampu,” katanya.
Ia berharap kegiatan sosial serupa tidak berhenti di Desa Torjunan saja, tetapi dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Sampang agar manfaatnya dirasakan masyarakat secara luas.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











