Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total

Avatar

- Pewarta

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Sebuah Kandang BUMDes Maju Bersatu, Program Ketapang Penggemukan Sapi di Desa Krampon TA 2025 Yang Baru Dibangun Tahun 2026 (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Sebuah Kandang BUMDes Maju Bersatu, Program Ketapang Penggemukan Sapi di Desa Krampon TA 2025 Yang Baru Dibangun Tahun 2026 (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Tahun Anggaran 2025 yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Maju Bersama” Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga gagal total. Pasalnya, hingga memasuki pertengahan tahun 2026, pembangunan kandang sapi baru mulai dikerjakan, sementara pengadaan sapi belum terealisasi. Minggu (10/5/2026).

Program yang bersumber dari dana desa (DD) tahun 2025 itu diketahui berupa pembangunan kandang dan pengadaan sapi untuk program penggemukan sapi sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi desa berbasis peternakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyertaan modal untuk BUMDes “Maju Bersama” disebut mencapai Rp247 juta. Dana tersebut telah dicairkan dari kas desa ke rekening BUMDes pada akhir tahun 2025.

Namun, hingga saat ini program tersebut belum menunjukkan hasil sebagaimana mestinya. Alih-alih memberi manfaat bagi masyarakat dan mendongkrak perekonomian desa, pelaksanaan program justru menuai sorotan lantaran dinilai janggal karena pengerjaan baru dilakukan setelah melewati tahun anggaran.

BACA JUGA :  Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

Dari pantauan media pada Kamis (07/5/2026), tidak terlihat satu pun sapi di lokasi. Bahkan, pembangunan kandang sapi program Ketapang tahun 2025 itu masih dalam tahap pengerjaan pondasi.

“Iya mas, ini baru dikerjakan sekitar seminggu yang lalu. Bangunan kandang ini berdiri di tanah pecaton Desa Krampon,” ujar seorang warga setempat.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Krampon, Sudarsono, memilih bungkam. Upaya konfirmasi melalui pesan maupun panggilan WhatsApp tidak mendapat tanggapan.

Sikap tersebut memunculkan dugaan lemahnya pengawasan terhadap pengelolaan program BUMDes di desa setempat. Terlebih, Pj Kades Krampon juga diketahui memiliki fungsi pengawasan terhadap BUMDes.

Di sisi lain, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Torjun, Halim, membenarkan bahwa pembangunan kandang tersebut merupakan bagian dari program Ketapang penggemukan sapi tahun 2025 yang dikelola BUMDes “Maju Bersama”.

“Iya benar itu pembangunan kandang sapi milik BUMDes Maju Bersama. Kalau angka detail besaran anggarannya saya kurang paham, yang jelas di atas Rp200 juta,” tuturnya.

Halim menjelaskan, dana program tersebut telah dicairkan penuh melalui transfer dari kas desa ke rekening BUMDes pada Desember 2025. Menurutnya, secara administrasi penggunaan anggaran desa telah sesuai karena tidak masuk kategori SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran).

BACA JUGA :  Perkuat Struktur Organisasi, AWAS Sampang Tetapkan H. Moh. Yasin sebagai Dewan Penasihat

“Intinya dari desa sudah ditransfer penuh ke rekening BUMDes pada bulan Desember 2025 lalu. Kalau dari desa sudah sesuai penggunaan anggaran tahun 2025, dan itu sudah menjadi urusan serta tanggung jawab pihak BUMDes,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sempat menanyakan terkait keberadaan dana tersebut kepada pengurus BUMDes. Menurut keterangan yang diterimanya, dana dipastikan masih aman dan tersedia di rekening BUMDes.

Halim menyebut, keterlambatan pembangunan kandang disebabkan lokasi yang masih ditanami padi dan belum memasuki masa panen pada tahun 2025.

“Pada sekitar Januari 2026, saat saya menanyakan kenapa pembangunan kandang belum dilaksanakan, pihak BUMDes beralasan masih terkendala tanaman padi yang belum dipanen,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada April 2026 pihak BUMDes mulai mencairkan sebagian dana untuk pembangunan kandang. Sedangkan anggaran pengadaan sapi disebut belum dicairkan.

BACA JUGA :  Dibungkus Pakai Kertas, Pendistribusian MBG dari SPPG di Desa Sreseh Sampang Diduga Tak Sesuai SOP

“Kemarin bulan April 2026, BUMDes sudah menarik dana untuk biaya pembuatan kandang. Kalau dana pembelian sapi belum ditarik, karena kalau ditarik semua dan uangnya mengendap juga tidak diperbolehkan,” terangnya.

Halim menegaskan dirinya telah meminta pihak BUMDes agar segera merealisasikan program tersebut sesuai peruntukannya.

“Pada intinya, walaupun saat itu direalisasikan dan dibangun pada Desember 2025, penyelesaiannya tetap akan masuk tahun 2026. Saya menekan agar uang itu segera dibelanjakan, baik untuk pembangunan kandang maupun pengadaan sapi,” pungkasnya.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan langsung dan resmi dari pihak BUMDes “Maju Bersama” lantaran minimnya informasi. Akan tetapi, media ini akan terus berupaya dan mencari informasi untuk melakukan konfirmasi ke pihak BUMDes tersebut.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar
Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia
Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang
Pemdes Poreh Sampang Salurkan Bapang, Sebanyak 1.034 Warga Terima Bantuan Beras
Sanggar KBP Sampang Kirim Lima Grup, Ramaikan Lomba Tari Tradisional se-Madura Karang Taruna Expo II
Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga
Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar

Minggu, 27 September 2026 - 11:01 WIB

Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 23:53 WIB

Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang

Rabu, 23 September 2026 - 15:36 WIB

Pemdes Poreh Sampang Salurkan Bapang, Sebanyak 1.034 Warga Terima Bantuan Beras

Selasa, 22 September 2026 - 23:00 WIB

Sanggar KBP Sampang Kirim Lima Grup, Ramaikan Lomba Tari Tradisional se-Madura Karang Taruna Expo II

Berita Terbaru