Derita Warga Barunggagah Sampang: Hidup Dalam Rantai, Tanpa Uluran Negara

Avatar

- Pewarta

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret rumah sederhana di Dusun Pao Baruh, Desa Barunggagah, Tambelengan, tempat tiga generasi hidup dalam derita: nenek renta, ibu yang dirantai, dan cucu penyandang disabilitas.

Potret rumah sederhana di Dusun Pao Baruh, Desa Barunggagah, Tambelengan, tempat tiga generasi hidup dalam derita: nenek renta, ibu yang dirantai, dan cucu penyandang disabilitas.

SAMPANG, Pilar Pos | Potret memilukan kembali menyeruak dari pelosok Madura. Tepatnya di Dusun Pao Baruh, Desa Barunggagah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Di sebuah rumah sederhana berdinding rapuh, satu keluarga hidup dalam lingkaran derita tanpa sentuhan nyata dari negara.

Adalah Ibu Ma’e, nenek renta yang seharusnya menikmati masa senja dengan tenang. Namun kenyataannya, ia menua dalam serba kekurangan. Sejak lama, ia tak pernah sekalipun merasakan sentuhan bantuan sosial dari pemerintah.

Derita itu kian menyesakkan dengan kondisi Muhrimah, yang hidup dalam belenggu rantai. Tidak ada penjelasan pasti mengapa ia harus dikurung dengan besi dingin, tetapi pemandangan itu memunculkan luka batin yang mendalam. Rantai di tubuh Muhrimah seakan menjadi simbol keterabaian: bahwa negara absen di tengah warganya yang terjerat derita.

BACA JUGA :  Makin Leluasa, Rokok Ilegal PCX Tembus Pasar Tradisional di Pamekasan

Tragedi semakin lengkap ketika Pagi, juga menyandang disabilitas.

Potret satu keluarga ini menghadirkan ironi: seorang nenek renta tanpa jaminan hidup, seorang perempuan yang dirantai, dan seorang dengan disabilitas. Semuanya hidup di bawah satu atap, tetapi seolah tercecer dari radar perhatian pemerintah.

BACA JUGA :  Perusakan Rumpon Nelayan Madura, Petronas Klaim Sudah Berikan Ganti Rugi Diserahkan ke PT Elnusa

Sejumlah warga sekitar mengaku miris. “Ini bukan lagi soal miskin atau tidak miskin. Ini soal kemanusiaan. Masa ada manusia dirantai dan penyandang disabilitas hidup tanpa perhatian, sementara negara diam?” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Masyarakat pun mendesak Dinas Sosial Kabupaten Sampang segera turun tangan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinsos P3A Sampang, Edi Subinto, saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan.

BACA JUGA :  Cuaca Madura Hari Ini: Waspada Hujan Petir Pagi Hari, Selebihnya Berawan

“Minta tolong untuk dicek dulu data KK atau KTP-nya. Kalau belum ada data dokumen yang bersangkutan, saran saya agar diusulkan dari desa ke kecamatan, nanti biar dilanjutkan ke kabupaten Dinsos P3A Sampang,” tulis Edi Subinto melalui pesan singkat, Jumat (03/10/2025) pukul 14.11 WIB.

Pernyataan ini membuka peluang agar satu keluarga tersebut dapat segera masuk dalam data penerima bantuan resmi. Namun, warga berharap proses birokrasi tidak menjadi penghalang untuk memberikan bantuan darurat.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Ketaatan dan Kepedulian Sosial: Bank Sampang Tebar Kebahagiaan Iduladha 1447 H, Salurkan 300 Paket Daging Kurban
KJJT Wilayah Kabupaten Pamekasan Berbagi
Gaungkan Gerakan Peduli Tanpa Narkoba, Satreskoba Sampang Ajak Pelajar dan Masyarakat Jauhi Barang Haram
Generasi Muda Sampang Diajak Perangi Narkoba Lewat Edukasi dan Hipnoterapi
Peduli Kesehatan Warga Desa, MDW Sampang Turun Langsung Gelar Pengobatan Gratis
Peduli Kesehatan: Periksa Gratis Digelar di Pelosok Desa Pangtonggal
Tunanetra di Baturasang Hidup Sebatang Kara Tak Tersentuh Bansos, Dinsos Sampang Singgung Kinerja Desa
Bani Insan Peduli BIP Perkuat Hubungan Dengan Jurnalis dan NGO

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:29 WIB

Wujud Ketaatan dan Kepedulian Sosial: Bank Sampang Tebar Kebahagiaan Iduladha 1447 H, Salurkan 300 Paket Daging Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 18:42 WIB

KJJT Wilayah Kabupaten Pamekasan Berbagi

Senin, 25 Mei 2026 - 15:52 WIB

Gaungkan Gerakan Peduli Tanpa Narkoba, Satreskoba Sampang Ajak Pelajar dan Masyarakat Jauhi Barang Haram

Senin, 25 Mei 2026 - 15:36 WIB

Generasi Muda Sampang Diajak Perangi Narkoba Lewat Edukasi dan Hipnoterapi

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:49 WIB

Peduli Kesehatan Warga Desa, MDW Sampang Turun Langsung Gelar Pengobatan Gratis

Berita Terbaru