Dimediasi Tokoh Agama dan Masyarakat, Kasus Dugaan Penganiayaan di Tlagah Sampang Berujung Damai

Avatar

- Pewarta

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Keluarga Dua Belah Pihak Saat mediasi di rumah Eks Kades Tlagah (Sumber Foto: Warga Tlagah For Pilar Pos)

Caption: Keluarga Dua Belah Pihak Saat mediasi di rumah Eks Kades Tlagah (Sumber Foto: Warga Tlagah For Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Kasus dugaan penganiayaan disertai ancaman menggunakan senjata tajam yang sempat menghebohkan warga Dusun Sombernangah, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, akhirnya diselesaikan secara damai melalui proses mediasi.

Perdamaian tersebut melibatkan Rusli (53) selaku korban dengan Sahrawi (50) dan Sandi (35), yang sebelumnya dilaporkan terkait perkara tersebut. Mediasi dilakukan dengan melibatkan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam kesepakatan yang dicapai, Rusli menyatakan telah memaafkan Sahrawi dan Sandi serta memilih untuk tidak melanjutkan persoalan tersebut. Rusli juga telah mencabut laporan yang sebelumnya disampaikan kepada pihak kepolisian.

Peristiwa itu sebelumnya terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika Rusli bertamu ke rumah Mat Naji di wilayah Desa Tlagah.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta

Berdasarkan keterangan Rusli sebelumnya, dirinya diduga dipukul oleh Sahrawi hingga mengalami memar di bagian bawah mata kanan. Tidak lama kemudian, Sandi disebut datang sambil membawa celurit dan mengayunkannya ke arah Rusli, namun senjata tajam tersebut tidak mengenai korban.

Atas kejadian tersebut, Rusli kemudian melaporkannya ke Polsek Banyuates.

Namun, setelah dilakukan mediasi dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Dalam proses perdamaian, Sahrawi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Rusli dan keluarganya atas kejadian yang telah berlangsung.

BACA JUGA :  Viral di Medsos, Warga Tagih Janji Bupati Sampang Akan Perbaiki Jalan Tapaan-Olor yang Tak Terealisasi

“Saya memohon maaf kepada Bapak Rusli dan keluarganya atas perbuatan saya dan anak saya. Saya khilaf dan hal ini tidak akan terulang kembali,” ujar Sahrawi saat ditemui di Polsek Banyuates, Jumat (4/9/2026).

Sahrawi juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang turut membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut, di antaranya Chotibul Umam, mantan Kepala Desa Tlagah, dan H. Mahrus.

“Terima kasih kepada Bun Umam (eks Kades Tlagah) dan H. Mahrus yang telah membantu menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Sementara itu, Rusli mengatakan dirinya telah memaafkan Sahrawi dan Sandi. Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan tidak kembali terjadi.

BACA JUGA :  Resmi, PSHT Sampang Serahkan Pembaruan Legalitas ke Bakesbangpol

“Saya sudah memaafkan dan tidak dendam dengan ini. Mari sama-sama jadikan pembelajaran. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali. Cukup sekali terjadi di hidup saya,” tutur Rusli.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, persoalan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat setempat akhirnya diselesaikan melalui jalur kekeluargaan.

Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto membenarkan bahwa perkara tersebut telah diselesaikan melalui mediasi yang melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Iya, benar, Mas. Permasalahan itu sudah diselesaikan oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat. Korban juga telah mencabut laporannya dari kepolisian,” terang Siswanto.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Organisasi dan Pengabdian, Rakercab II PSHT Cabang Sampang Jadi Momentum Evaluasi
Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar
Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia
Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang
Pemdes Poreh Sampang Salurkan Bapang, Sebanyak 1.034 Warga Terima Bantuan Beras
Sanggar KBP Sampang Kirim Lima Grup, Ramaikan Lomba Tari Tradisional se-Madura Karang Taruna Expo II
Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga
Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Perkuat Organisasi dan Pengabdian, Rakercab II PSHT Cabang Sampang Jadi Momentum Evaluasi

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar

Minggu, 27 September 2026 - 11:01 WIB

Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 23:53 WIB

Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang

Rabu, 23 September 2026 - 15:36 WIB

Pemdes Poreh Sampang Salurkan Bapang, Sebanyak 1.034 Warga Terima Bantuan Beras

Berita Terbaru