Diduga Pencairan Dana Lambat di BNI, Operasional Dapur Program MBG Tersendat

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kantor BNI (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Kantor BNI (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah dilaporkan mengalami hambatan. Kondisi ini diduga dipicu keterlambatan pencairan dana melalui Bank Negara Indonesia (BNI) ke Virtual Account (VA) milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sejumlah mitra dapur MBG mengaku hingga kini dana yang seharusnya masuk ke rekening VA SPPG melalui BNI belum juga diterima.

Salah satu mitra dapur MBG berinisial M dari Pulau Madura mengungkapkan, pihak kepala SPPG telah menghubungi call center Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menanyakan kejelasan pencairan dana tersebut. Namun, meski disebutkan dana sudah berada di BNI, hingga kini pencairannya belum terealisasi.

BACA JUGA :  Dicari Orang Hilang dan Dilaporkan ke Polres Pamekasan, Suami Menduga Istri Bekerja Sebagai ART di Surabaya

“Dananya belum masuk, padahal menurut informasi dari BGN dana tersebut sudah ada di BNI. Sejak Jumat, 13 Maret 2026, hingga lebih dari 1×24 jam belum juga cair,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan, pencairan dana melalui bank lain seperti BRI dan Mandiri justru berjalan lebih lancar.

“Untuk SPPG yang menggunakan Bank BRI dan Mandiri dananya sudah cair semua. Kenapa yang melalui BNI justru sangat lambat. Kasihan para relawan yang belum menerima gaji, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan mitra dapur lainnya berinisial RD dari Kabupaten Sampang. Ia mengaku SPPG yang dikelolanya terpaksa menghentikan operasional sementara karena dana operasional belum masuk ke Virtual Account.

BACA JUGA :  SPPG Banjarbillah Bantah, Kader Ngaku Diizinkan: Polemik Bungkus Kertas pada MBG Sampang

“Sementara SPPG milik saya berhenti beroperasi karena dana dari Bank BNI belum cair. Kalau dipaksakan tetap berjalan, siapa yang akan membayar supplier dan relawan? Menurut saya pelayanan BNI ini tidak beres. Kalau bisa seluruh SPPG dipindahkan saja ke BRI atau Mandiri yang pelayanannya lebih cepat,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pilarpos.com masih berupaya mengonfirmasi persoalan tersebut kepada pimpinan BNI wilayah Jawa Timur. Namun, nomor kontak yang bersangkutan belum berhasil dihubungi. Dalam waktu dekat, media ini juga berencana mendatangi langsung kantor BNI Jawa Timur untuk meminta klarifikasi.

BACA JUGA :  Dump Truck Disinyalir Bermuatan Rokok Ilegal Merk Geboy, Luxio, Humer, Terguling di Ketapang Sampang Terlibat Laka

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Menjabat Kapolres Sampang, AKBP Hartono Emban Tugas Baru di Polda Jatim
Sebanyak 733 Perempuan di Sampang Resmi Menyandang Status Janda Selama Enam Bulan 2026, Cerai Gugat Mendominasi
Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Dievaluasi, BBWS Brantas Pastikan Temuan Telah Diperbaiki
DPD GMPK Sampang Optimistis Dr. Sudaryono Mampu Perkuat Kinerja Badan Gizi Nasional
Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi
Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang
PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:58 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Menjabat Kapolres Sampang, AKBP Hartono Emban Tugas Baru di Polda Jatim

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:02 WIB

Sebanyak 733 Perempuan di Sampang Resmi Menyandang Status Janda Selama Enam Bulan 2026, Cerai Gugat Mendominasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:20 WIB

Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Dievaluasi, BBWS Brantas Pastikan Temuan Telah Diperbaiki

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:16 WIB

DPD GMPK Sampang Optimistis Dr. Sudaryono Mampu Perkuat Kinerja Badan Gizi Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

AKBP Wahyu Hidayat Resmi Menjabat Kapolres Pamekasan

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:22 WIB