SAMPANG, Pilar Pos || Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Sampang Pusat Madiun menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Sampang, Minggu (04/10/2026).
Rakercab tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kerja selama satu tahun terakhir. Kegiatan diikuti jajaran pengurus cabang, Dewan Cabang, serta perwakilan ranting PSHT se-Kabupaten Sampang.
Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, forum tersebut juga membahas sejumlah agenda dan rencana kerja yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan.
Wakil Ketua III Bidang Humas PSHT Cabang Sampang, Warianto, mengatakan Rakercab merupakan forum penting untuk melihat kembali capaian organisasi sekaligus merumuskan langkah yang lebih baik.
“Rakercab ini menjadi momentum evaluasi bagi pengurus cabang dan ranting. Program yang sudah direalisasikan selama satu tahun menjadi bahan evaluasi dan pengalaman untuk menyusun program kerja satu tahun ke depan agar lebih baik,” kata Warianto.
Menurutnya, sejumlah program yang belum terlaksana menjadi perhatian untuk kembali direncanakan. Di sisi lain, pengurus juga membuka ruang bagi seluruh ranting untuk menyampaikan gagasan baru yang dinilai relevan dengan kebutuhan organisasi maupun masyarakat.
“Yang pertama otomatis mengevaluasi hasil kerja satu tahun kemarin. Kemudian beberapa agenda yang belum terlaksana akan kita lanjutkan. Kita juga menampung ide-ide baru untuk kemudian dituangkan dalam rapat masing-masing komisi,” ujarnya.
Dalam Rakercab II tersebut, pembahasan dibagi menjadi tiga komisi. Komisi I membahas bidang organisasi, termasuk penataan administrasi dan kepengurusan di tingkat ranting.
Komisi II membahas bidang teknik, terutama terkait jadwal latihan di masing-masing ranting serta upaya meningkatkan kemampuan anggota guna mendukung prestasi PSHT.
Sedangkan Komisi III membahas bidang hubungan masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat. Bidang tersebut diarahkan agar keberadaan PSHT tidak hanya dirasakan oleh internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Warianto menambahkan, hasil pembahasan dalam masing-masing komisi nantinya menjadi bahan penyusunan program kerja PSHT Cabang Sampang untuk satu tahun mendatang.
Pengurus menargetkan seluruh program yang dirumuskan dapat dijalankan secara realistis sesuai kemampuan organisasi, namun tetap memiliki dampak terhadap pembinaan anggota, peningkatan prestasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Harapannya, kegiatan yang kemarin belum sempat kita laksanakan bisa kita lanjutkan. Kemudian kita menyusun rencana kerja ke depan yang realistis, tetapi tetap bisa memberikan warna dan napas bahwa organisasi kita bisa memberikan sesuatu yang baik kepada masyarakat dan bisa mengembangkan diri, termasuk dalam hal prestasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Sampang Pusat Madiun, Tamsul, dalam kesempatan tersebut menekankan terhadap anggota PSHT Cabang Sampang, Pusat Madiun, bahwa pandangan ukuran keberhasilan seorang warga PSHT tidak semata-mata dilihat dari sisi materi.
Menurut Tamsul, nilai kekayaan dalam kehidupan juga harus dimaknai secara lebih luas, termasuk kesehatan, ketenteraman dan kemampuan seseorang dalam menjalani kehidupan.
“Memahami kekayaan itu bukan hanya materi. Ketika beban hidup berkurang dan kesehatan juga meningkat, itu bagian dari kekayaan yang harus kita syukuri,” ujar Tamsul.
Ia menegaskan, warga PSHT diharapkan tidak hanya mengejar kepentingan duniawi. Setelah mampu memenuhi kebutuhan kehidupan dunia, anggota juga harus memiliki perhatian terhadap pembentukan karakter, kehidupan sosial dan pengabdian kepada sesama.
“Seharusnya, kalau kita sudah menjadi warga PSHT, ketika masalah kehidupan dunia sudah selesai, kita juga harus memikirkan bagaimana kehidupan kita ke depan, bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Tamsul berharap hasil Rakercab II tidak berhenti sebagai rumusan di atas kertas. Setiap program yang telah disepakati harus mampu diterjemahkan menjadi kegiatan nyata, baik untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas warga PSHT maupun memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan warga PSHT Cabang Sampang menjaga persaudaraan, memperkuat kebersamaan serta menjadikan organisasi sebagai ruang pembentukan karakter dan pengabdian.
Dengan semangat tersebut, Rakercab II diharapkan menjadi pijakan bagi PSHT Cabang Sampang, Pusat Madiun, untuk menghadapi satu tahun ke depan dengan program yang lebih terarah, terukur dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











