Program Smart Village di Sampang Sedot Dana Miliaran

Avatar

- Pewarta

Selasa, 1 Juli 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kantor DPMD Kabupaten Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kantor DPMD Kabupaten Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tahun 2025 ini meluncurkan program desa cerdas atau smart village.

Pasalnya, tujuan program tersebut untuk mewujudkan desa mandiri. Setiap desa diwajibkan mengalokasi anggaran dana sebesar Rp20 juta dari Dana Desa (DD). Dana Rp20 juta itu, dipergunakan untuk pengadaan aplikasi smart village dengan anggaran Rp5 juta, sedangkan pengadaan PC atau perangkat komputer dianggarkan Rp15 juta.

Berdasarkan data yang dihimpun, desa di Kabupaten Sampang berjumlah sebanyak 180. Dengan begitu, anggaran yang dikeluarkan untuk program smart village mencapai Rp3,6 miliar.

BACA JUGA :  Penghentian Kasus Gebyar Batik Dikecam, JAKA Jatim: Hukum di Pamekasan Dipermainkan

Dari program itu, DPMD Kabupaten Sampang dugaan kuat menunjuk perusahaan PT Sahabat Digital Kreatif dan Digital Universal sebagai penyedia jasa dalam pengadaan perangkat program smart village atau desa cerdas.

Sebab, menurut informasi yang dihimpun Pilar Pos, mengatakan bahwa selain diwajibkan menganggarkan dana. Desa juga diarahkan agar bekerjasama dengan PT Sahabat Digital Kreatif dan Digital Universal terkait dengan pengadaan perangkat komputer dan aplikasi smart village.

“Perusahaan penyedia jasa pengadaan perangkat ditentukan oleh dinas, desa diarahkan untuk beli ke perusahaan tersebut,” katanya, Selasa (01/06/2025).

Narasumber tersebut juga menuturkan bahwa sebagian desa sudah mentransfer dananya ke rekening PT Sahabat Digital Kreatif dan Digital Universal untuk kebutuhan pengadaan perangkat smart village.

BACA JUGA :  SPPG Banjarbillah Sampang Disorot BGN, Distribusi MBG Diduga Tak Sesuai Juknis

“Sebenarnya banyak desa yang keberatan karena anggarannya dinilai terlalu besar, terutama untuk pengadaan komputer,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Kabupaten Sampang Sudarmanta menjelaskan program smart village diterapkan bagi desa yang sudah memiliki data lengkap. Seperti data perangkat desa, data kependudukan, keuangan, data aset, dan lainnya.

“Kalau datanya belum siap, kami tidak berani menerapkan program itu,” ujar Sudarmanta.

Menurutnya, selama ini banyak desa di Sampang yang memiliki masalah dalam pengelolaan data dan informasi terkait pemerintahan desa, keuangan, kependudukan, dan pelayanan masyarakat. Hal itu menyebabkan berbagai kendala dalam operasional desa, pengelolaan keuangan yang tidak transparan, serta pelayanan publik yang tidak optimal.

BACA JUGA :  Menanti Nyali KPK dalam Skandal Dana Hibah Rp 7 Triliun

“Dengan program ini, nantinya semua data dan informasi desa kumpul jadi satu sehingga pengelolaannya bisa lebih tertib,” katanya.

Namun saat ditanya prihal penunjukan PT Sahabat Digital Kreatif dan Digital Universal sebagai pihak penyedia jasa pengadaan perangkat program smart village. Sudarmanta enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

“Kami hanya membantu memfasilitasi saja. Kalau misalkan desa mau beli perangkat komputer di tempat lain, tidak apa-apa,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waru Kota Kedua Di Kabupaten Pamekasan, Dari Sisi Keramaian, Perputaran Ekonomi
Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Menghadiri Acara Buka Bersama di Pendopo Kantor Kecamatan Batumarmar
Sukses! Konfercab NU Pamekasan Berhasil digelar, Turut Hadir Ketua DPC Partai Hanura Pamekasan
Aklamasi, Suhairi Terpilih Ketua DPC Hanura Pamekasan Periode 2025 – 2030
Fraksi PAN-PBB DPRD Sampang: Penundaan Pilkades Adalah Amputasi Hak Politik Rakyat Desa
Kecewa, Ratusan Masa Demo Bupati Pamekasan
Krisis Kepemimpinan di Pamekasan: Antara Harapan Rakyat dan Kenyataan Politik ( Oleh : Yolies Yongky Nata )
Pasukan Massa Mengatasnamakan Forum N.G.O. Demo ke Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 18:50 WIB

Waru Kota Kedua Di Kabupaten Pamekasan, Dari Sisi Keramaian, Perputaran Ekonomi

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:11 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Menghadiri Acara Buka Bersama di Pendopo Kantor Kecamatan Batumarmar

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:01 WIB

Sukses! Konfercab NU Pamekasan Berhasil digelar, Turut Hadir Ketua DPC Partai Hanura Pamekasan

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:35 WIB

Aklamasi, Suhairi Terpilih Ketua DPC Hanura Pamekasan Periode 2025 – 2030

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:22 WIB

Fraksi PAN-PBB DPRD Sampang: Penundaan Pilkades Adalah Amputasi Hak Politik Rakyat Desa

Berita Terbaru