Bea Cukai Bungkam, PCX Laris Tanpa Cukai!

PilarPos

- Pewarta

Jumat, 20 Juni 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERBONGKAR! Gudang Rokok PCX Ilegal Masih Bebas Produksi?

TERBONGKAR! Gudang Rokok PCX Ilegal Masih Bebas Produksi?

PAMEKASAN, Pilar Pos | Rokok ilegal merek PCX kembali bikin geger! Di saat Bea Cukai Madura gencar melakukan penindakan terhadap rokok tanpa cukai, merek PCX justru masih bebas berkeliaran di pasaran seperti kebal hukum.

Dari pantauan tim di lapangan, rokok PCX dengan kemasan tanpa pita cukai mudah ditemukan di warung-warung dan toko kelontong di wilayah Kabupaten Pamekasan. Harganya murah, laris manis, tapi merugikan negara miliaran rupiah!

Seorang aktivis antikorupsi dan pemerhati kebijakan publik yang enggan disebut namanya, menyebut ada yang janggal dengan kelolosan rokok PCX dari razia.

BACA JUGA :  Polres Sampang Tak Ikutsertakan Sopir di Pelimpahan, Bea Cukai Madura Diduga Sembunyikan Merk Rokok Ilegal

“Kalau rokok ilegal lain bisa ditindak, kenapa PCX masih aman? Jangan-jangan ada beking kuat di belakangnya!” tegas, Rabu (20/6/2025).

Ia mendesak Bea Cukai Madura untuk tidak tutup mata. Gudang produksi dan jalur distribusi rokok PCX harus segera disisir. Jika tidak, ini bisa membuka celah makin luasnya pasar gelap tembakau di Madura.

“Kami minta Bea Cukai lakukan sidak besar-besaran. Kalau dibiarkan, ini bisa jadi bom waktu,” tambahnya.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Merek PCX Marak di Pamekasan, Toko Kelontong: "Untung Besar, Tapi Takut Razia"

Berulang Kali Lolos Razia, Ada Apa dengan PCX?

Berbeda dengan merek lain yang sudah beberapa kali diamankan petugas, PCX seperti punya “kartu sakti”. Dalam sepekan terakhir saja, beberapa merek rokok ilegal seperti Alsa Mild, Balveer, dan Newcastle sudah berhasil diamankan, tapi PCX tak tersentuh.

Kondisi ini memicu kecurigaan publik, apakah ada permainan atau pembiaran terhadap distribusi rokok tersebut?

“Kalau benar ada yang melindungi, maka Bea Cukai harus berani bongkar! Siapa pun backing-nya, hukum harus ditegakkan,” tandas.

BACA JUGA :  Makin Leluasa, Rokok Ilegal PCX Tembus Pasar Tradisional di Pamekasan

Warga Resah, Negara Rugi

Selain merugikan negara karena tidak membayar cukai, peredaran rokok PCX juga merusak ekosistem industri rokok yang taat aturan. Para pelaku usaha rokok legal pun merasa dirugikan oleh kompetitor gelap ini.

Kini, masyarakat dan pegiat hukum menunggu aksi nyata Bea Cukai. Bukan hanya janji atau pencitraan, tapi tindakan tegas—termasuk membuka siapa sosok di balik kebal hukumnya rokok PCX. (*)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes
Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep
Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang
Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut
Kebakaran Kandang Ternak di Sampang, Empat Sapi dan Delapan Kambing Hangus Terbakar
Nahas, Balita 4 Tahun di Sampang Meregang Nyawa di Kubangan Air Tanaman Tembakau
Advokat Senior PERADIN Sampang Menangkan Sengketa Dua SHM Desa Bumi Anyar di PTUN Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:15 WIB

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut

Berita Terbaru