Wabup Sampang Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis, Tekan Stunting dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

Avatar

- Pewarta

Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mahfudz, Wabup Kabupaten Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Mahfudz, Wabup Kabupaten Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Wakil Bupati Sampang menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Menurutnya, program ini bukan hanya sebatas seremonial, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di pedesaan. Rabu, (01/10/2025).

“Sejauh ini saya sering turun langsung meresmikan dapur MBG. Alhamdulillah, jumlahnya di Sampang terus bertambah dari waktu ke waktu,” ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Lora Wabup, Selasa (30/9/2025).

Ia menegaskan, program MBG tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi telah menyebar hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang. Pemerataan itu dianggap penting agar manfaat program bisa dirasakan secara adil, termasuk oleh masyarakat pelosok yang kerap terkendala akses terhadap kebutuhan pokok.

“Pemerataan ini krusial. Jangan sampai dapur MBG hanya ada di pusat kota. Dengan sebaran merata, masyarakat desa juga merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Manfaat Berlapis

BACA JUGA :  Konsolidasi Nasional PTKIN, SEMA UIN Madura Gaungkan Kampus Demokratis dan Partisipatif

Program MBG disebut memberi manfaat ganda. Pertama, memastikan kebutuhan pangan bergizi bagi warga miskin maupun kelompok rentan. Kedua, menekan angka stunting yang selama ini masih menjadi masalah di Madura, termasuk Sampang.

Data Dinas Kesehatan Jawa Timur 2024 mencatat, prevalensi stunting di Kabupaten Sampang berada di atas rata-rata provinsi.

“Dengan hadirnya dapur MBG, ibu hamil, balita, dan anak sekolah punya akses lebih baik terhadap makanan bergizi. Ini investasi kesehatan generasi kita,” kata Ra Mahfudz.

Selain gizi, dapur MBG juga menggerakkan ekonomi lokal. Bahan makanan yang dipakai sebagian besar dibeli dari petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di sekitar dapur.

“Manfaatnya ganda: gizi masyarakat terjamin, ekonomi rakyat kecil ikut bergerak,” ujarnya.

Dukungan Presiden

BACA JUGA :  Diduga Fiktifkan Pekerjaan DD di Pagantenan, Menjadi Sorotan Ormas Madas Pamekasan

Lebih lanjut, ia menegaskan Pemkab Sampang akan terus mendorong percepatan realisasi program MBG sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ada visi besar di dalamnya: memastikan rakyat Indonesia tidak kekurangan gizi dan mampu berdaya saing di masa depan,” tandasnya.

Ia juga membuka ruang kolaborasi bagi semua elemen, mulai dari organisasi masyarakat, pondok pesantren, hingga dunia usaha. Menurutnya, kerja sama lintas sektor akan mempercepat capaian target program.

Antusiasme Warga

Sejumlah warga mengaku merasakan langsung manfaat program ini. Siti, ibu rumah tangga di Kecamatan Sokobanah, mengatakan anak balitanya kini rutin mendapatkan makanan bergizi.

“Sekarang anak saya lebih doyan makan sayur, karena setiap hari dapat menu lengkap dari dapur MBG. Tidak seperti dulu, kadang hanya makan nasi dan garam,” ucapnya.

Pengelola dapur MBG di kecamatan yang sama menambahkan, program ini juga membuka lapangan kerja baru. Beberapa ibu rumah tangga direkrut menjadi tenaga masak dan distribusi, sehingga menambah penghasilan keluarga.

BACA JUGA :  Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Percepatan dan Harapan

Lora Wabup kembali menegaskan komitmennya agar setiap kecamatan di Sampang memiliki dapur MBG aktif.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga Sampang yang tertinggal dalam mendapatkan makanan bergizi. Ini adalah hak dasar rakyat yang harus dijamin negara,” katanya.

Ia berharap program MBG ke depan bukan hanya berjalan secara formal, melainkan tumbuh menjadi budaya gotong royong di masyarakat.

“Kalau kesadaran kolektif tumbuh, saya yakin tujuan besar Presiden untuk membangun bangsa sehat dan kuat bisa tercapai lebih cepat,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aparat Segel Enam Tempat Hiburan Malam Di Pamekasan, Aktivis Menduga Hanya Kedok
Madas Nusantara Pamekasan Ta’ziyah ke Rumah Duka Almarhum K. Fauzi Ali bin Rahmo Abdul Fatah di Plak pak Pamekasan
Rapatkan Barisan Menuju Pemilu 2029, DPC dan PAC Hanura Pamekasan Gelar Konsolidasi Bersama Ketua DPD Jatim Sumarzen Marzuki
Buka Turnamen IVOPAS ke-14, Kapolsek Pasean Ajak Atlet dan Penonton Jaga Sportivitas serta Ketertiban
Polres Pamekasan Amankan Tiga Motor dalam Operasi Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas
Pasca Perusakan Gerai Ritel di Palengaan, Polres Pamekasan Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan
Dua Pelaku Dugaan Pencemaran Nama Baik terhadap Warga Tlanakan Resmi Divonis Penjara
Polres Pamekasan Tangkap Buron Kasus Pembunuhan Batumarnar 2022 di Jember Setelah Sebulan Penyelidikan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Aparat Segel Enam Tempat Hiburan Malam Di Pamekasan, Aktivis Menduga Hanya Kedok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Madas Nusantara Pamekasan Ta’ziyah ke Rumah Duka Almarhum K. Fauzi Ali bin Rahmo Abdul Fatah di Plak pak Pamekasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Rapatkan Barisan Menuju Pemilu 2029, DPC dan PAC Hanura Pamekasan Gelar Konsolidasi Bersama Ketua DPD Jatim Sumarzen Marzuki

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Buka Turnamen IVOPAS ke-14, Kapolsek Pasean Ajak Atlet dan Penonton Jaga Sportivitas serta Ketertiban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Polres Pamekasan Amankan Tiga Motor dalam Operasi Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru