ALIANSI RAYON PMII UIN MADURA GELAR NOBAR DOKUMENTER “PESTA BABI”, SOROT KRISIS SOSIAL DAN REFLEKSI TERHADAP KONDISI PEMERINTAHAN

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan nonton bareng (nobar) video dokumenter *Pesta Babi* pada Selasa malam (malam Rabu) pukul 19.00. Wib.

Kegiatan nonton bareng (nobar) video dokumenter *Pesta Babi* pada Selasa malam (malam Rabu) pukul 19.00. Wib.

Pamekasan, Pilar Pos | PMII UIN MADURA melalui aliansi empat rayon, yakni Rayon Saptawikrama, Rayon Mandilaras, Rayon Sakera, dan Rayon Fasya menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) video dokumenter *Pesta Babi* pada Selasa malam (malam Rabu) pukul 19.00 WIB bertempat di Rumah Pergerakan PMII UIN Madura. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan kader PMII UIN Madura sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual, refleksi sosial, dan ruang dialektika kritis mahasiswa terhadap realitas bangsa. Selasa, 19/05/2026.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya membangun kesadaran ilmiah kader terhadap dinamika sosial-politik masyarakat kontemporer. Dokumenter *Pesta Babi* dinilai menghadirkan potret simbolik mengenai ketimpangan sosial, krisis moral, budaya kekuasaan, hingga praktik-praktik yang memperlihatkan jarak antara elit dan realitas masyarakat bawah. Dalam perspektif sosiologis, film tersebut dipandang tidak sekadar sebagai karya audio-visual, melainkan medium kritik sosial yang merepresentasikan kegelisahan publik terhadap arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA :  SPPG Al-Mukarromah Tingkatkan Evaluasi Kerja, Target Kualitas Baik

Melalui forum nobar dan diskusi tersebut, kader PMII diajak membaca hubungan antara isi dokumenter dengan kondisi pemerintahan hari ini, mulai dari persoalan ketidakadilan sosial, melemahnya sensitivitas terhadap rakyat kecil, hingga fenomena oligarki dan dominasi kepentingan elit dalam ruang demokrasi. Diskursus yang berkembang menekankan pentingnya menjaga fungsi kontrol sosial mahasiswa agar demokrasi tetap berjalan di atas prinsip keadilan, transparansi, dan keberpihakan terhadap masyarakat.

Ketua Rayon Saptawikrama, Moh. Ridho Nur Abdillah, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga kesadaran kritis di tengah situasi sosial-politik yang semakin kompleks.

Dokumenter ini bukan hanya tontonan, melainkan cermin sosial yang memperlihatkan bagaimana kekuasaan, kepentingan, dan ketimpangan dapat membentuk realitas masyarakat. Mahasiswa harus hadir sebagai kekuatan intelektual yang mampu membaca keadaan secara objektif dan tetap berpihak pada nilai kemanusiaan,” terangnya.

BACA JUGA :  Sinergi An Namiroh Travelindo Sampang dan Bank UMKM Jatim, Layanan Umroh Kian Praktis

Ketua Rayon Mandilaras, M. Rosi Maulana, menilai bahwa ruang-ruang reflektif seperti nobar dokumenter perlu terus dihidupkan agar mahasiswa tidak kehilangan sensitivitas sosial di tengah derasnya arus pragmatisme.

Ketika kritik mulai dibungkam oleh kepentingan dan masyarakat perlahan kehilangan ruang suara, mahasiswa harus tetap menjaga tradisi berpikir kritis. Film dokumenter menjadi salah satu medium efektif untuk membangun kesadaran kolektif terhadap realitas bangsa,” imbuhya.

Sementara itu, Ketua Rayon Sakera, M. Nabil Mudarris, mengatakan bahwa kampus harus menjadi ruang lahirnya gagasan dan keberanian moral dalam merespons berbagai persoalan publik.

Mahasiswa tidak boleh apatis terhadap kondisi sosial dan pemerintahan hari ini. Tradisi diskusi, kajian, dan refleksi harus terus dirawat agar kampus tetap menjadi pusat kontrol moral dan intelektual bagi masyarakat,” pungkasnya. 

Di sisi lain, Ketua Rayon Fasya, M. Abdi F.R., menegaskan bahwa kader PMII perlu memperkuat budaya literasi kritis, termasuk melalui media audio-visual yang mampu menghadirkan realitas secara lebih dekat dan kontekstual.

BACA JUGA :  Peringatan Haul Akbar Wali Songo Pamekasan, YMB PLN UP3 Madura Serahkan Sembako Kepada Kaum Dhuafa

Generasi muda hari ini hidup di tengah banjir informasi dan pencitraan. Karena itu, kader harus mampu membedakan antara realitas dan narasi yang dibangun oleh kepentingan tertentu. Dokumenter seperti ini membantu mahasiswa untuk tetap peka terhadap persoalan rakyat,” tambah M. Abdi F.R.

Melalui kegiatan tersebut, Aliansi Rayon PMII UIN Madura berharap lahir kesadaran kolektif di kalangan kader untuk terus merawat tradisi intelektual, memperkuat keberpihakan sosial, serta menjaga independensi gerakan mahasiswa di tengah dinamika politik dan pemerintahan yang terus berkembang. (Rido)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Fiktifkan Pekerjaan DD di Pagantenan, Menjadi Sorotan Ormas Madas Pamekasan
Toko Material Bangunan Terbakar di Pasean, Kerugian Ditaksir 2 M
Solid, DPD Hanura Jatim Serahkan SK Kepengurusan PAC di Kantor DPC Pamekasan
Kasatlantas Polres Pamekasan Imbau Kepada Semua Pengendara Roda 4 dan Roda 2 Tertib Lalin
Peduli Kesehatan: Periksa Gratis Digelar di Pelosok Desa Pangtonggal
Siswi SMAN 1 Pamekasan Wakili Jatim Dalam Speech Contest Competition Bidik Juara 1 Tingkat Nasional
CV Prabu Alam Tanggung Jawab Perbaiki Kerusakan Puskesmas Karang Penang Sampang, Direktur: Tangga Teras Tak Masuk RAB
Diduga Oknum ASN Di Pamekasan Sering Bolos Ngantor, Terancam Kena Sanksi Turun Jabatan Hingga Pemecatan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:24 WIB

ALIANSI RAYON PMII UIN MADURA GELAR NOBAR DOKUMENTER “PESTA BABI”, SOROT KRISIS SOSIAL DAN REFLEKSI TERHADAP KONDISI PEMERINTAHAN

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:40 WIB

Diduga Fiktifkan Pekerjaan DD di Pagantenan, Menjadi Sorotan Ormas Madas Pamekasan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:35 WIB

Solid, DPD Hanura Jatim Serahkan SK Kepengurusan PAC di Kantor DPC Pamekasan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:51 WIB

Kasatlantas Polres Pamekasan Imbau Kepada Semua Pengendara Roda 4 dan Roda 2 Tertib Lalin

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:36 WIB

Peduli Kesehatan: Periksa Gratis Digelar di Pelosok Desa Pangtonggal

Berita Terbaru

Penulis adalah Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan Partai Nasdem Dapil 3 (Waru-Batumarmar-Paaean) 

Khazanah

Pendidikan Pesantren dan Pengembangan Kompetensi Lulusan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:06 WIB