Fashion Show Jatra Timur 2026 Angkat Pesona Batik Madura, Disporabudpar Sampang Beri Dukungan Penuh

Avatar

- Pewarta

Rabu, 16 September 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Pamflet Lomba Fashion Show Pemdes Jatra Timur Tahun 2026 (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Pamflet Lomba Fashion Show Pemdes Jatra Timur Tahun 2026 (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Pemerintah Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar Fashion Show Jatra Timur 2026 sebagai wadah kreativitas sekaligus upaya memperkenalkan dan melestarikan batik Madura di kalangan generasi muda.

Mengusung tema “Busana Batik Madura Glamor”, kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 15 hingga 20 September 2026, di Taman Radhin Maja, Desa Jatra Timur. Acara dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Rabu (16/9/2026).

Pj Kepala Desa Jatra Timur, Bambang Joko Santoso, mengatakan Fashion Show Jatra Timur 2026 tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal kekayaan budaya lokal.

“Fashion Show ini kami harapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan remaja untuk berkreasi sekaligus mengenal dan mencintai batik Madura. Jadi, bukan hanya soal lomba, tetapi juga bagaimana budaya lokal bisa terus dikenalkan kepada generasi muda,” ujar Joko.

Dalam pelaksanaannya, peserta terbagi dalam tiga kategori berdasarkan kelompok usia.

Kategori A diikuti anak usia 4–6 tahun dan digelar pada 15–16 September 2026. Kemudian Kategori B untuk peserta usia 7–12 tahun berlangsung pada 17–18 September 2026. Sedangkan Kategori C diperuntukkan bagi peserta usia 13–19 tahun yang dijadwalkan pada 19–20 September 2026.

BACA JUGA :  Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia

Antusiasme peserta terbilang tinggi. Hingga kegiatan berlangsung, sekitar 75 peserta telah mendaftarkan diri. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Sampang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Madura hingga Surabaya.

“Pesertanya cukup beragam. Ada yang berasal dari Sampang, Sumenep, Bangkalan dan Pamekasan. Bahkan ada lima peserta dari Surabaya yang ikut ambil bagian dalam Fashion Show Jatra Timur 2026,” jelasnya.

Tak hanya fashion show, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan sejumlah perlombaan lain, di antaranya lomba karaoke dan Tartil Al-Qur’an.

Joko berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Ia ingin Fashion Show Jatra Timur dapat berkembang menjadi ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, bakat dan prestasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Madura.

“Semoga kegiatan lomba ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi awal untuk melahirkan generasi muda yang berani, kreatif, berprestasi, dan mencintai budaya Madura,” harapnya.

Menurutnya, kegiatan Sampang Art Fashion juga diharapkan dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat luas.

BACA JUGA :  Rakerda 2025, PKS Sampang Perkuat Konsolidasi dan Siapkan Program Kerja 2026

“Kami berharap Sampang Art Fashion dapat terus berkembang, menjadi agenda yang lebih besar dan semakin dikenal, serta menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan bakat dan karya terbaiknya,” imbuh Joko.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Mohon doa, dukungan, kritik dan saran dari semua pihak agar kegiatan ke depan dapat kami laksanakan dengan lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, H. Marnilem, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Fashion Show Jatra Timur 2026.

Menurutnya, kegiatan yang memadukan kreativitas generasi muda dengan batik Madura tersebut memiliki nilai positif dalam menjaga sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada generasi penerus.

“Ini merupakan kegiatan yang positif karena selain memberikan ruang kepada anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat, juga ikut mengangkat dan melestarikan batik Madura sebagai bagian dari budaya lokal,” kata Marnilem.

Ia juga menilai kegiatan berbasis budaya seperti itu berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Tidak hanya bagi pengrajin batik, tetapi juga pelaku UMKM di sektor busana, kuliner dan produk kreatif lainnya.

BACA JUGA :  PW Ansor Jatim: Natal Aman, Sahabat Riyanto Banser Jadi Inspirasi Jaga Toleransi

“Ketika sebuah kegiatan mampu mengangkat budaya lokal, tentu ada potensi ekonomi yang ikut bergerak. Pelaku UMKM, pengrajin batik dan masyarakat sekitar juga bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan seperti ini,” paparnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Disporabudpar Sampang juga akan memberikan penghargaan kepada peserta yang berhasil meraih juara pertama, kedua dan ketiga.

“Kami dari Disporabudpar tentu memberikan dukungan terhadap kegiatan positif seperti ini. Kami juga akan memberikan penghargaan kepada peserta yang meraih juara satu, dua dan tiga sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan prestasi mereka,” tuturnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Fashion Show Jatra Timur 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung bagi generasi muda untuk tampil percaya diri, tetapi juga menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan pesona batik Madura kepada masyarakat yang lebih luas.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Mojokerto Luka Parah Akibat Tabrakan Truk di Tanjung Bumi Bangkalan, Anggota Sakera Madura Kecewa Polisi dan Perawat Tak Ada
Polisi Tangkap Dugaan Pengepul BBM Subsidi di Kawasan Batumarmar Pamekasan
Terima Mandat Baru, Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ Resmi Nakhodai DPC Gerindra Sampang
Putri Asal Sampang Raih Mahkota Puteri Nusantara Jawa Timur 2026, Hermawan Berharap Rere Terus Berprestasi
Kekecewaan di Bupati Cup Pamekasan 2026: Listrik Padam dan Tanpa Genset, Waktu Peserta Terbuang Sia-sia
Sumpah Pemuda, Wakapolres Pamekasan Buka Turnamen Domino Bersama Ormas, LSM, dan Insan Pers
Sinergi Masyarakat dan Instansi Keamanan: Lanal Batuporon Hadiri Tasyakuran HUT ke-2 Madas Nusantara DPK Kamal
Konflik Bisnis Rokok Berujung Teror, DEAR JATIM Desak Polres Pamekasan Usut Tuntas Aktor Intelektual

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 08:12 WIB

Sopir Mojokerto Luka Parah Akibat Tabrakan Truk di Tanjung Bumi Bangkalan, Anggota Sakera Madura Kecewa Polisi dan Perawat Tak Ada

Selasa, 3 November 2026 - 19:41 WIB

Polisi Tangkap Dugaan Pengepul BBM Subsidi di Kawasan Batumarmar Pamekasan

Senin, 2 November 2026 - 21:36 WIB

Terima Mandat Baru, Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ Resmi Nakhodai DPC Gerindra Sampang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kekecewaan di Bupati Cup Pamekasan 2026: Listrik Padam dan Tanpa Genset, Waktu Peserta Terbuang Sia-sia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Sumpah Pemuda, Wakapolres Pamekasan Buka Turnamen Domino Bersama Ormas, LSM, dan Insan Pers

Berita Terbaru