Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Asal Waru Alami Luka Berat

Avatar

- Pewarta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Inisial AL saat berbaring lemas tudak bisa bergerak, karena seluruh badannya ada yang patah akibat dugaan penganiayaan oleh teman santrinya di salah satu ponpes kecamatan batumarmar Pamekasan.

Foto Inisial AL saat berbaring lemas tudak bisa bergerak, karena seluruh badannya ada yang patah akibat dugaan penganiayaan oleh teman santrinya di salah satu ponpes kecamatan batumarmar Pamekasan.

PAMEKASAN, Pilar Pos – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan kondisi mengenaskan seorang santri berinisial AL. Santri yang diketahui merupakan warga Dusun Plalang, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, diduga menjadi korban kekerasan bersama (pengeroyokan) oleh rekan-rekannya sendiri. Minggu, 03/10/2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan tersebut terjadi di lingkungan salah satu pondok pesantren yang terletak di wilayah Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.

BACA JUGA :  Dekan SBM UK Petra Surabaya Tanggapi Kebijakan Larangan Pengecer LPG 3 Kg yang Resmi Dicabut

Kasus dugaan kekerasan kolektif ini dilaporkan melibatkan sekitar 7 orang terduga pelaku yang juga merupakan sesama santri di lembaga pendidikan agama tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar luas di tengah masyarakat, korban AL tampak menderita luka berat di beberapa bagian tubuhnya.

BACA JUGA :  Aliansi Wartawan Pamekasan Bersama Forum NGO dan FP3TI Menyerahkan Langsung Bantuan Kepada Warga Tertimpa Musibah di Lumajang

Menurut keterangan dari pihak tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, AL dikabarkan mengalami patah tulang serta luka remuk di bagian tubuh tertentu hingga membuatnya mengalami kesulitan bergerak akibat rasa sakit yang luar biasa.

“Berdasarkan informasi yang saya terima, AL diduga kuat telah menjadi korban kekerasan kolektif di pesantren tempatnya menuntut ilmu,” ujar salah seorang warga setempat namanya tidak mau dipublish.

BACA JUGA :  Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan warga sekitar berharap aparat penegak hukum serta otoritas terkait segera turun tangan untuk mengusut tuntas motif di balik pengeroyokan ini, sekaligus memastikan perlindungan serta keadilan bagi korban yang saat ini harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Tradisi Gulat Okol viral di Desa Plakpak Kecamatan Pagantenan Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur
DPK Madas Nusantara Kecamatan Pagantenan Bantu Air Bersih Pada Warga Desa Plakpak
Polres Pamekasan Diminta Desak Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual
Polsek Tlanakan Gelar Sosialisasi Rekrutmen SMA Kemala Taruna Bhayangkara di MTs Al Amin
Tradisi Gulat Okol Madas Nusantara Pamekasan Adakan Rapat Koordinasi (rakor) bersama Komandan Koramil (Danramil) 0826/07 Pegantenan
Sinergi Jaga Kamtibmas, DPK MADAS Nusantara Pagantenan Beri Penghargaan kepada Kapolsek
Hari Ini, Madas Nusantara Lanjut Distribusi Air Bersih Di Desa Pamoroh Kadur
Madas Nusantara Lanjut Bantu Air Bersih di (Ponpes) Miftahul Ulum Ahlus Suffah, Palengaan, Kabupaten Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Viral Video Dugaan Penganiayaan Santri di Pamekasan, Korban Asal Waru Alami Luka Berat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Heboh Tradisi Gulat Okol viral di Desa Plakpak Kecamatan Pagantenan Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:55 WIB

DPK Madas Nusantara Kecamatan Pagantenan Bantu Air Bersih Pada Warga Desa Plakpak

Rabu, 30 September 2026 - 15:18 WIB

Polsek Tlanakan Gelar Sosialisasi Rekrutmen SMA Kemala Taruna Bhayangkara di MTs Al Amin

Rabu, 30 September 2026 - 13:06 WIB

Tradisi Gulat Okol Madas Nusantara Pamekasan Adakan Rapat Koordinasi (rakor) bersama Komandan Koramil (Danramil) 0826/07 Pegantenan

Berita Terbaru