Hasil Penindakan Bea Cukai Madura Musnahkan 21,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp19,7 Miliar

Avatar

- Pewarta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan. Pilar Pos – Pemusnahan yang disaksikan secara daring di KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura di Pamekasan, kamis 30 juli 2026

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura memusnahkan sebanyak 21.708.260 batang rokok ilegal, 10 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal, serta dua unit telepon seluler hasil penindakan sepanjang periode
1 Januari hingga 31 Mei 2026.

Pemusnahan barang yang telah berstatus sebagai Barang Milik Negara (BMN) itu digelar di Kantor Bea Cukai Madura, Kamis (30/7/2026), diawali dengan konferensi pers dan dilanjutkan prosesi simbolis pemusnahan.
Kepala KPPBC TMP C Madura

Novian Dermawan, barang yang dimusnahkan merupakan hasil dari 58 kali penindakan selama lima bulan pertama tahun 2026. Selain rokok ilegal, turut dimusnahkan 10 liter arak Bali tanpa pita cukai dan dua unit handphone.

BACA JUGA :  Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Desa Palakpak, Pagantenan Pamekasan

“Total nilai barang yang dimusnahkan diperkirakan mencapai Rp29.338.945.280,
dengan potensi kerugian negara akibat pelanggaran di bidang cukai mencapai Rp19.741.262.081,” paparnya, Kamis (30/7/2026)

pemusnahan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan fungsi sebagai community protector dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal sekaligus industrial assistance guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendukung industri dalam negeri.

Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memberantas peredaran rokok ilegal di Madura,” tegasnya.

BACA JUGA :  CV Prabu Alam Tanggung Jawab Perbaiki Kerusakan Puskesmas Karang Penang Sampang, Direktur: Tangga Teras Tak Masuk RAB

Selain melakukan penindakan, Bea Cukai juga terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya peredaran rokok ilegal. Keberadaan rokok tanpa pita cukai dinilai tidak hanya mengurangi penerimaan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi industri hasil tembakau yang taat aturan, termasuk industri rokok di Madura.

Secara teknis, pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar untuk menghilangkan bentuk dan sifat asli barang sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Mengingat jumlah barang yang sangat besar, proses pemusnahan juga dilakukan di fasilitas PT Pratama Jatim Lestari, Mojokerto, dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026.

BACA JUGA :  Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Pamekasan: Mengedepankan Edukasi dan Teknologi Tanpa Jarak

Pemusnahan tersebut telah memperoleh persetujuan resmi dari Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Madura juga mengajak seluruh elemen

Masyarakat kami harap untuk melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran barang kena cukai ilegal disekitarnya,” ujarnya.

Dia menyampaikan, masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan rokok ilegal dengan tidak membeli, mengedarkan, maupun memproduksi rokok tanpa pita cukai. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran barang kena cukai ilegal di lingkungan sekitarnya.

“Pemusnahan ini juga sebagai wujud transparansi penindakan di bidang kepabeanan dan cukai sekaligus cerminan sinergi antarinstansi di bidang pengawasan,” imbuhnya.

Penulis : Mukhlis

Sumber Berita : Mukhlis

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Antrean BBM Mengular, Polres Pamekasan Kumpulkan Seluruh Pengawas SPBU
Putusan Hakim Dianggap Tak Adil, Korban Penganiayaan di Pamekasan Kecewa Terdakwa Hanya Divonis Tahanan Luar
Sopir Mojokerto Luka Parah Akibat Tabrakan Truk di Tanjung Bumi Bangkalan, Anggota Sakera Madura Kecewa Polisi dan Perawat Tak Ada
Polisi Tangkap Dugaan Pengepul BBM Subsidi di Kawasan Batumarmar Pamekasan
Terima Mandat Baru, Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ Resmi Nakhodai DPC Gerindra Sampang
Putri Asal Sampang Raih Mahkota Puteri Nusantara Jawa Timur 2026, Hermawan Berharap Rere Terus Berprestasi
Kekecewaan di Bupati Cup Pamekasan 2026: Listrik Padam dan Tanpa Genset, Waktu Peserta Terbuang Sia-sia
Sumpah Pemuda, Wakapolres Pamekasan Buka Turnamen Domino Bersama Ormas, LSM, dan Insan Pers

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:09 WIB

Cegah Antrean BBM Mengular, Polres Pamekasan Kumpulkan Seluruh Pengawas SPBU

Kamis, 5 November 2026 - 13:31 WIB

Putusan Hakim Dianggap Tak Adil, Korban Penganiayaan di Pamekasan Kecewa Terdakwa Hanya Divonis Tahanan Luar

Rabu, 4 November 2026 - 08:12 WIB

Sopir Mojokerto Luka Parah Akibat Tabrakan Truk di Tanjung Bumi Bangkalan, Anggota Sakera Madura Kecewa Polisi dan Perawat Tak Ada

Selasa, 3 November 2026 - 19:41 WIB

Polisi Tangkap Dugaan Pengepul BBM Subsidi di Kawasan Batumarmar Pamekasan

Senin, 2 November 2026 - 21:36 WIB

Terima Mandat Baru, Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ Resmi Nakhodai DPC Gerindra Sampang

Berita Terbaru