Penghentian Kasus Gebyar Batik Dikecam, JAKA Jatim: Hukum di Pamekasan Dipermainkan

PilarPos

- Pewarta

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musfiq, Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (JAKA Jatim).

Musfiq, Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (JAKA Jatim).

PAMEKASAN, Pilar Pos| Keputusan Polres Pamekasan untuk menutup penyelidikan dugaan korupsi dalam program Gebyar Batik menuai kritik dari pegiat antikorupsi Jawa Timur.

Musfiq, Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (JAKA Jatim), menilai langkah itu sebagai preseden buruk dalam pemberantasan korupsi di daerah.

“Polres Pamekasan hari ini memperlihatkan sikap yang tidak profesional dalam menangani dugaan korupsi yang melibatkan anggaran daerah,” kata Musfiq kepada media, Selasa (24/6/2025).

Musfiq menuturkan bahwa kasus ini sudah mencuat sejak 2022 dan telah dilakukan gelar perkara di Polda Jatim. Bahkan saat itu, menurutnya, ditemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka.

BACA JUGA :  Mahasiswa UNIRA Demo ke Kantor Bupati Pamekasan, Soroti Perbaikan Jalan dan Reformasi Birokrasi

“Biasanya, setelah gelar perkara, tinggal menunggu penetapan tersangka. Waktu itu bahkan disebut sudah ada dua nama calon tersangka,” jelasnya.

Namun demikian, Polres Pamekasan justru menghentikan penyelidikan dengan alasan belum ada kerugian negara. “Ini bukan lagi kelalaian, tapi pelecehan terhadap proses hukum. Dua alat bukti cukup untuk melanjutkan proses pidana,” tambahnya.

Ia juga mengkritik pelibatan Inspektorat Daerah dalam audit investigatif, yang menurutnya rentan konflik kepentingan karena lembaga tersebut berada di bawah struktur pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Krisis Kepemimpinan di Pamekasan: Antara Harapan Rakyat dan Kenyataan Politik ( Oleh : Yolies Yongky Nata )

“Sejak awal kami sudah ingatkan, audit investigasi seharusnya dilakukan oleh BPK atau BPKP agar lebih objektif dan bebas intervensi,” ujar Musfiq.

Musfiq menduga, penghentian kasus secara mendadak berpotensi menimbulkan spekulasi adanya kolusi antara aparat dan pejabat daerah.

“Bisa saja publik menilai ada permainan di balik keputusan ini. Citra hukum di Pamekasan makin buruk jika kasus seperti ini dihentikan begitu saja,” ucapnya.

BACA JUGA :  Menanti Nyali KPK dalam Skandal Dana Hibah Rp 7 Triliun

JAKA Jatim, kata Musfiq, akan terus memantau dan mendorong agar proses penegakan hukum berjalan profesional, independen, dan transparan.

Sebagai informasi, Polres Pamekasan menyatakan bahwa penyelidikan terhadap kasus Gebyar Batik Pamekasan Tahun Anggaran 2022 telah resmi dihentikan. Hal ini berdasarkan hasil audit dari Inspektorat yang tidak menemukan adanya indikasi kerugian negara.

“Berdasarkan hasil audit dari Inspektorat, tidak ditemukan unsur kerugian negara, sehingga kasus kami hentikan,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, Senin (23/6/2025).

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waru Kota Kedua Di Kabupaten Pamekasan, Dari Sisi Keramaian, Perputaran Ekonomi
Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Menghadiri Acara Buka Bersama di Pendopo Kantor Kecamatan Batumarmar
Sukses! Konfercab NU Pamekasan Berhasil digelar, Turut Hadir Ketua DPC Partai Hanura Pamekasan
Aklamasi, Suhairi Terpilih Ketua DPC Hanura Pamekasan Periode 2025 – 2030
Fraksi PAN-PBB DPRD Sampang: Penundaan Pilkades Adalah Amputasi Hak Politik Rakyat Desa
Kecewa, Ratusan Masa Demo Bupati Pamekasan
Krisis Kepemimpinan di Pamekasan: Antara Harapan Rakyat dan Kenyataan Politik ( Oleh : Yolies Yongky Nata )
Pasukan Massa Mengatasnamakan Forum N.G.O. Demo ke Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 18:50 WIB

Waru Kota Kedua Di Kabupaten Pamekasan, Dari Sisi Keramaian, Perputaran Ekonomi

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:11 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Menghadiri Acara Buka Bersama di Pendopo Kantor Kecamatan Batumarmar

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:01 WIB

Sukses! Konfercab NU Pamekasan Berhasil digelar, Turut Hadir Ketua DPC Partai Hanura Pamekasan

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:35 WIB

Aklamasi, Suhairi Terpilih Ketua DPC Hanura Pamekasan Periode 2025 – 2030

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:22 WIB

Fraksi PAN-PBB DPRD Sampang: Penundaan Pilkades Adalah Amputasi Hak Politik Rakyat Desa

Berita Terbaru