Geger ! Mayat Perempuan Asal Pamekasan Ditemukan Mengapung di Perairan Dharma Tanjung Sampang

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 21 Juni 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Screenshot video milik warga penemuan mayat perempuan yang mengapung di perairan Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong (Pilar Pos/Agus Junaidi)

Caption: Screenshot video milik warga penemuan mayat perempuan yang mengapung di perairan Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong (Pilar Pos/Agus Junaidi)

SAMPANG, Pilar Pos | Warga Sampang digegerkan penemuan mayat perempuan mengapung di perairan Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (21/06/2025).

Diketahui, mayat perempuan tersebut bernama Sundari alias Buk Desi (55 th), warga Dusun Bandaran 1, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Menurut Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Gama Rizaldi, menyampaikan bahwa pada Sabtu (21/06/2025) sekira pukul 09.40 wib, piket SPKT Polsek Camplong telah menerima informasi dari warga bahwa ada mayat mengapung di perairan pantai, Desa Dharma Tanjung,.

Mendengar informasi itu kata dia, piket SPKT melaporkan ke Kapolsek Camplong. Atas perintah Kapolsek, petugas agar segera menghubungi piket SPKT Polres Sampang. Kemudian, bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel Polsek Camplong langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA :  AMS Ungkap Masalah Pembangunan Jembatan Daleman–Pasarenan, DPRD Sampang Pastikan Sidak

“Sesampainya di TKP, piket SPKT melakukan pengamanan lokasi disekitar dermaga pelabuhan Desa Dharma Tanjung karena banyak masyarakat yang berdatangan. Lalu, Kanit Reskrim yang didampingi oleh perangkat desa dan nelayan setempat menuju ke lokasi menggunakan perahu. Mayat ditemukan jarak dari pinggir pantai sekitar 700 meter,” kata Ipda Gama Rizaldi kepada Pilar Pos, Sabtu (21/06/2025).

Geger ! Mayat Perempuan Asal Pamekasan Ditemukan Mengapung di Perairan Dharma Tanjung Sampang
Caption: Jenazah yang ditemukan terapung di perairan Desa Dharma Tanjung saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Camplong (Sumber Foto: Humas Polres Sampang)

Kemudian, lanjut Ipda Gama Rizaldi menerangkan, mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan di evakuasi dan dibawa ke pinggir pantai untuk dibawa ke RSUD Moh Zyn Kabupaten Sampang untuk dilakukan visum dan autopsi guna proses lebih lanjut.

BACA JUGA :  Kopri PMII Sampang: Keadilan untuk Korban Pencabulan Robatal Jangan Ditunda

“Saat diangkat keatas perahu ada salah satu warga yang ikut evakuasi mengenali wajah mayat (korban) tersebut yaitu Sundari alias Buk Desi warga Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan,” terangnya.

Setelah sampai ke daratan, anggota Polsek Camplong bersama mobil ambulan Puskesmas Tanjung yang didampingi pihak keluarga, mayat dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Moh Zyn, mengingat masyarakat yang banyak ingin melihat mayat tersebut.

Namun, di tengah perjalanan tepatnya di sebelah barat Jembatan Desa Tamba’an Camplong, ambulan telah ditunggu oleh Suami korban (mayat) lalu ikut bersama petugas Polsek Camplong kedalam ambulan.

BACA JUGA :  Dijanjikan Aspal Hibah Pemprov Jatim Tak Kunjung Terealisasi, Warga Tambelangan Sampang Perbaiki Jalan Secara Swadaya

“Akan tetapi saat itu, Suami korban mengatakan kepada petugas Polsek Camplong dan ambulan agar jenazah istrinya tidak dibawa ke RSUD Moh. Zyn Sampang cukup ke puskesmas Camplong saja,” paparnya.

Lebih jauh, Ipda Gama Rizaldi menjelaskan, setelah sampai di Puskesmas Camplong, pihak keluarga korban (suami dan anak korban) bersepakat agar tidak dilakukan visum atau autopsi mayat dan juga tidak akan melakukan upaya hukum yang disertai dengan surat pernyataan karena menyadari bahwa peristiwa tersebut adalah suatu musibah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Camplong, jenazah dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Amir Sholeh

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi
Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang
PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang
Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung
Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang
Sebelum Eksploitasi Sumur Hidayah Dimulai, Nelayan Sampang Tuntut Kompensasi Rumpon Rp6 Miliar
Jalan Kedungdung-Bringkoning di Sampang Diresmikan Presiden Prabowo, Material Cor Disuplai PT Sejahtera Jaya Alim Mix

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:39 WIB

PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 07:56 WIB

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

Mempererat Wartawan dan LSM Gelar Acara Sholawat Bersama

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:44 WIB